(Taiwan, ROC) Tokyo Deafympics 2025 (Olimpiade Tuna Rungu Tokyo) akan diselenggarakan pada tanggal 15-26 November 2025. Presiden Lai Ching-te kemarin (12/11) mengirimkan pesan video untuk menyemangati delegasi Taiwan dan, bersama dengan pemain tenis Lin Chia-wen(林家文) memperagakan bahasa isyarat untuk "Go Taiwan!".
Olimpiade Tuna Rungu adalah kompetisi tingkat tertinggi bagi atlet tuna rungu di seluruh dunia. Tahun ini, delegasi Taiwan telah memilih 76 atlet dan 20 pelatih di 11 kategori kompetisi, beserta tim medis, penerjemah bahasa isyarat, dan staf pendukung lainnya, sehingga total delegasi menjadi 150 orang. Ini adalah delegasi terbesar sejak Kota Taipei menjadi tuan rumah Olimpiade Tuna Rungu pada tahun 2009, dan targetnya adalah melampaui rekor Olimpiade sebelumnya yang meraih 3 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu.
Di antaranya, yang paling disoroti adalah petenis Taiwan, Lin Chia-wen, yang telah meraih 3 medali emas dan 2 perak dalam dua Olimpiade Tunarungu sebelumnya. Kali ini di Tokyo, ia akan bertanding di nomor tunggal putri dan ganda campuran, berjuang untuk meraih podium ketiga berturut-turut. Ia secara khusus mengecat kuku dengan bendera Republik Tiongkok, berharap dapat mencapai target medalinya di panggung impian empat tahunan ini.
Menjelang Olimpiade Tunarungu Tokyo, Presiden Lai secara khusus merekam pesan video untuk menyemangati para atlet sebelum keberangkatan mereka, memuji peraih 1 medali emas dan 2 perak, Lin Chia-wen di Olimpiade sebelumnya sebagai "prestasi yang sungguh mengesankan dan luar biasa." Lin Chia-wen menjawab bahwa ia akan terus berlatih keras, dan banyak atlet Taiwan berprestasi ikut berpartisipasi kali ini.
Di akhir video, Presiden Lai dan Lin Chia-wen secara langsung memperagakan bahasa isyarat "Go Taiwan!", yang menunjukkan dukungan dan doa mereka kepada para atlet melalui tindakan mereka.