Museum Istana Nasional (National Palace Museum/NPM) dengan kurasi pameran khusus ''Naga'' hadir di Museum Dermaga Branly – Jacques Chirac, Paris – Prancis, yang memilikki beragam makna penting sejarah dan budaya. Setelah Museum Louvre Paris kebobolan pencuri, keamanan museum menjadi perhatian khalayak umum, NPM bersama dengan pihak museum Paris melakukan komunikasi terus untuk memastikan keamanan barang dan jangan sampai ada kesalahan.
Setelah pameran ''100 Objects, 100 Stories: Treasures from the National Palace Museum'' di Ceko pada September lalu, NPM melanjutkan gelar pameran khusus bertajuk “Naga” di Museum Dermaga Branly (Musee du Quai Branly) – Jacques Chirac, Paris – Prancis, Kepala NPM Hsiao Tsung-huang (蕭宗煌) dan wakilnya Yu Pei-chin (余佩瑾) sendiri yang berangkat ke Paris bersama dengan kepala Museum Dermaga Branly Emmanuel Kasarherou membuka pameran mulai sekarang hingga 1 Maret 2026.
Wakil Kepala NPM Yu Pei-chin (余佩瑾) yang juga sebagai salah satu dari kurator pameran, ketika menerima wawancara dari Kantor Berita Nasional Taiwan menyampaikan, demi pameran ini, NPM meminjamkan 83 koleksinya, termasuk 9 koleksi penting, seperti Jade plate with dragon pattern, menghadirkan simbol dragon secara nyata dalam pameran, menjadikannya fokus utama.
Yu Pei-chin mengemukakan, pameran terbagi atas 4 unit yaitu ''gambaran naga'', ''cerita naga'', ''budaya kerajaan naga'' dan ''variasi kontemporer naga'', dan untuk koleksi NPM terkonsentrasi pada 3 unit pertama. Selain itu Museum Dermaga Branly juga sekaligus mengajak Musee des Arts Asiatiques de Nice, Musee Guimet dan Musee Cernuschi untuk bekerja sama dalam pameran ini.