Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Ditjen Imigrasi: Modus Penipuan Meminta Data Pemeriksaan Apakah Mendapatkan Identitas Tiongkok

20/11/2025 13:00
Penulis & Editor: Amina Tjandra
Ditjem Imigrai pada malam hari kemarin (19/11) melalui pers rilis darurat memberikan penjelasan, ada sindikiat penipuan yang dicurigai mengatasnamakan Ditjen Imigrasi meminta untuk memberikan data pribadi agar dapat memverifikasi apakah orang tersebut memiliki dokumen identitas Tiongkok, hal ini dilakukan untuk mencuri data pribadi orang.
Ditjem Imigrai pada malam hari kemarin (19/11) melalui pers rilis darurat memberikan penjelasan, ada sindikiat penipuan yang dicurigai mengatasnamakan Ditjen Imigrasi meminta untuk memberikan data pribadi agar dapat memverifikasi apakah orang tersebut memiliki dokumen identitas Tiongkok, hal ini dilakukan untuk mencuri data pribadi orang.

Ditjen Imigrasi Kementerian Dalam Negeri tanggal 19 November malam menyampaikan, menduga beberapa hari ini sindikat penipuan menggatasnamakan lembaga terkait, menipu masyarakat untuk memberikan data pribadi dengan dalih kepentingan verifikasi kepemilikan terkait dokumen Tiongkok sebagai kedok mendapatkan data pribadi, masyarakat diingatkan untuk tidak sembarangan mempercayai yang nantinya malah tertipu.

Ditjem Imigrai pada malam hari kemarin (19/11) melalui press rilis darurat memberikan penjelasan, ada sindikiat penipuan yang dicurigai mengatasnamakan Ditjen Imigrasi meminta untuk memberikan data pribadi agar dapat memverifikasi apakah orang tersebut memiliki dokumen identitas Tiongkok, hal ini dilakukan untuk mencuri data pribadi orang.

Ditjen Imigrasi menegaskan, tidak pernah meminta warga untuk memberikan data pribadi secara daring, ini adalah modus penipuan, masyarakat diminta untuk tidak percaya, tidak mengisi dan tidak menyebarkan, agar tidak menimbulkan kebocoran data. Bersamaan dengan itu kembali menekankan, pemerintah tidak pernah memfasilitasi masyarakat memeriksa apakah mereka mendapatkan dokumen identitas dari Tiongkok melalui surat elektronik maupun situs.

Kasus ini telah dilaporkan kepada Biro Kriminal dan Kementerian Digital (Ministry of Digital Affairs/MODA) dan institusi terkait lainnya, Ditjen Imigrasi mengemukakan, juga telah memberikan pengumuman dan penjelasan ini di situs resmi, masyarakat diminta untuk lebih memerhatikan dan waspada.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解