(Taiwan, ROC)-- Negara Amerika Tengah, Honduras, dijadwalkan menggelar pemilihan presiden pada 30 November. Pemilu kali ini menarik perhatian karena dua kandidat oposisi, Salvador Nasralla dan Nasry Asfura, telah mengungkapkan bahwa jika terpilih, mereka akan memulihkan hubungan diplomatik dengan Taiwan.
Dalam rapat Komite Urusan Luar Negeri Yuan Legislatif hari ini (20/11), Menteri Luar Negeri (MOFA) Taiwan, Lin Chia-lung (林佳龍) mengatakan, Taiwan “telah mendengar” pernyataan kedua kandidat tersebut mengenai pemulihan hubungan diplomatik. Namun, ia menyebutkan, pihaknya tidak bisa menyampaikan kepada publik bagaimana interaksi Taiwan dengan mereka sejauh ini. Meski begitu, pemerintah telah menyiapkan berbagai skenario yang mungkin terjadi.
Lin Chia-lung mengatakan, “Untuk hal-hal lainnya, kami tidak bisa menyampaikannya secara terbuka. Pada dasarnya, inilah yang selalu dikerjakan Kementerian Luar Negeri, yaitu mempersiapkan segala kemungkinan.”