(Taiwan, ROC) -- Dalam rangka mempromosikan semangat inklusivitas dan mengembangkan destinasi wisata ramah disabilitas, sebanyak 29 wisatawan difabel Taiwan pada Selasa (18/11) lalu tiba di Thailand. Setiba di bandara, mereka pun disambut oleh pejabat tinggi Biro Pariwisata serta Asosiasi Pariwisata Thailand, dengan harapan dapat meningkatkan citra pariwisata Thailand.
Wakil Direktur Biro Pariwisata Thailand untuk Pemasaran Internasional (wilayah Asia dan Pasifik Selatan) Pattaraanong Na Chiangmai, Penasihat Kantor Riset dan Inovasi Sains Thailand (TSRI) Supawadee Phothiyarat, serta Wakil Presiden Asosiasi Pariwisata Thailand (Atta) Nithi Subhongsang, menyambut kedatangan 29 wisatawan difabel asal Taiwan di Bandara Suvarnabhumi pada Selasa (18/11), sekaligus menggelar upacara penyambutan.
Pattaraanong mengemukakan, upacara penyambutan tersebut bertujuan untuk meningkatkan citra Thailand sebagai destinasi “wisata untuk semua”. Dirinya berharap konsep keterbukaan bagi wisatawan dari semua gender, usia, dan kondisi fisik, serta penyediaan destinasi wisata tanpa hambatan, dapat semakin diperkuat sesuai prinsip internasional “wisata untuk semua”.
Selain itu, hal ini juga menandai langkah penting bahwa Thailand secara resmi menjadi destinasi wisata bagi penyandang disabilitas dari Taiwan. “Kelompok ini memiliki potensi besar, dengan pengeluaran tinggi setiap kali melakukan perjalanan, dan biasanya bepergian bersama keluarga atau dalam rombongan”. Thailand menyediakan fasilitas dan layanan yang sesuai di berbagai destinasi wisata, yang akan menjadi faktor kunci untuk menarik kelompok wisatawan tersebut datang berkunjung ke Thailand.
Biro Pariwisata Thailand menunjukkan, sebanyak 29 wisatawan difabel Taiwan merupakan rombongan yang diatur oleh Flow. Dalam unggahan Facebook, Flow menyebut jika setelah melakukan pertukaran mendalam dengan Asosiasi Pariwisata Thailand, mereka menemukan jika kedua pihak memiliki pandangan yang sejalan dengan konsep keberagaman dan inklusi. Mereka juga menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan Wakil Direktur Biro Pariwisata Thailand yang secara pribadi memimpin tim untuk menyambut rombongan di bandara serta memberikan hadiah.
Biro Pariwisata Thailand menyebutkan, Thailand merupakan salah satu dari enam destinasi favorit wisatawan Taiwan. Dari 1 Januari-12 November tahun ini, terdapat 852.201 kunjungan wisatawan Taiwan ke Thailand, dengan mayoritas merupakan pelancong mandiri dan wisatawan yang datang kembali. Rata-rata lama tinggal adalah 6,24 hari, dan pengeluaran per orang untuk setiap perjalanan mencapai 36.960 baht Thailand (sekitar NT$35.500).