(Taiwan, ROC) --- Langit di atas perairan Pasifik, di sebelah timur Filipina, menjadi saksi lahirnya sebuah sistem cuaca baru yang berpotensi signifikan. Badan Klimatologi Jepang (JMA) pada Selasa pagi (24/11) secara resmi mengeluarkan Peringatan Angin Kencang (Gale Warning), mengonfirmasi pembentukan sebuah depresi tropis yang kini terus menyerap energi dari lautan hangat.
Sistem ini diprediksi akan menguat dengan cepat dan kemungkinan besar akan mencapai status taifun pada Rabu pagi (25/11).
Jika prediksi ini terwujud, badai tersebut akan menjadi taifun ke-27 yang terbentuk tahun ini dan akan dinamai Koto. Nama yang disumbangkan oleh Jepang ini memiliki arti konstelasi Lyra, sebuah nama indah yang kontras dengan potensi gangguan cuaca yang dibawanya.
Berdasarkan analisis jalur terbaru, Taifun Koto diperkirakan akan bergerak ke arah barat, melintasi kepulauan Filipina, sebelum akhirnya memasuki Laut Tiongkok Selatan. Kabar baiknya, jalur ini mengindikasikan bahwa Taiwan akan terhindar dari dampak langsung badai tersebut.
Meskipun demikian, Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) Taiwan menegaskan bahwa keberadaan sistem badai ini di kawasan akan mengirimkan gelombang kejut cuaca yang signifikan ke Taiwan. Pengaruh utamanya adalah penguatan hembusan monsun timur laut yang akan mengubah kondisi cuaca secara bertahap.
Memasuki hari Selasa (25/11) hingga Jumat (28/11), pengaruh dari penguatan monsun timur laut akan semakin dominan. Cuaca di wilayah utara dan timur laut akan terasa lebih sejuk sepanjang hari. Wilayah lain, terutama bagian tengah dan selatan, akan mengalami perbedaan suhu yang signifikan antara siang dan malam.
CWA secara khusus mengimbau warga di area tersebut untuk waspada dan menyarankan mereka yang beraktivitas dari pagi hingga malam untuk mempersiapkan pakaian hangat tambahan guna mencegah masuk angin.
Secara rinci, pada hari Selasa (25/11), hujan singkat lokal diperkirakan terjadi di bagian timur, dengan hujan sporadis di pesisir utara Keelung, Taipei, dan Semenanjung Hengchun.
Mulai Rabu (26/11) hingga Jumat (28/11), area hujan akan lebih terfokus di wilayah utara Taoyuan, seluruh bagian timur, dan Semenanjung Hengchun. Wilayah lainnya akan cenderung berawan.
Dengan demikian, meski Taifun Koto diperkirakan tidak akan menyapa langsung, pengaruhnya akan tetap terasa, membawa perubahan cuaca yang lebih sejuk dan basah ke sebagian wilayah Taiwan dalam beberapa hari mendatang.