Pada Senin kemarin (24/11), media arus utama Polandia, Rzeczpospolita, menerbitkan artikel dari Perwakilan Taiwan di Polandia, Jeff Liu (劉永健). Artikel tersebut menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mendukung partisipasi Taiwan demi bersama-sama menjaga keamanan dunia.
Jeff Liu menunjukkan bahwa Organisasi Polisi Kriminalitas Internasional (INTERPOL), yang didirikan pada tahun 1923, adalah platform kerja sama penegakan hukum terbesar di dunia dengan tujuan yang jelas, non-politis, dan pragmatis. Namun, sangat disayangkan bahwa Taiwan selama bertahun-tahun telah dikecualikan secara tidak adil karena faktor politik.
Faktor-faktor politik membuat aparat penegak hukum Taiwan tidak dapat menggunakan Sistem Komunikasi Polisi Global I-24/7 milik INTERPOL. Akibatnya, mereka tidak dapat berbagi informasi intelijen penegakan hukum dan berpartisipasi dalam operasi penegakan hukum lintas negara. Hal ini merupakan sebuah celah dalam sistem keamanan global, dan masalah serius ini harus segera dihadapi dan diselesaikan.
Jeff Liu menekankan bahwa kejahatan tidak mengenal batas negara dan metodenya menjadi semakin kompleks. Kepolisian di seluruh dunia perlu bekerja sama untuk membangun jaringan global yang mulus tanpa celah. Hanya melalui kerja sama internasional, aktivitas ilegal lintas batas dapat diberantas secara efektif.
Lembaga penegak hukum Taiwan memiliki pengalaman yang kaya dan kemampuan profesional di bidang pencegahan kejahatan, keamanan publik, dan kerja sama internasional. Menurut peringkat negara aman dari situs basis data global Numbeo, di antara 147 negara dan wilayah, Taiwan menempati peringkat ke-4, yang juga membuktikan kemampuan profesional lembaga penegak hukum Taiwan.
Sidang Umum INTERPOL ke-93 akan diselenggarakan di Maroko mulai tanggal 24 November hingga 27 November 2025. Jeff Liu menegaskan kembali bahwa Taiwan telah siap untuk memberikan kontribusi dan menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengambil tindakan pragmatis dalam mendukung partisipasi Taiwan.
Rzeczpospolita merupakan salah satu dari dua surat kabar utama di Polandia. Pembacanya sebagian besar adalah para petinggi pengambil keputusan di bidang politik dan ekonomi setempat, dan pengaruhnya terhadap opini publik sangat besar.