Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Ancaman Flu Global Meningkat, Taiwan Dikepung Wabah dari Tiga Negara, CDC Percepat Pembelian 150 Ribu Dosis Vaksin Tambahan  

26/11/2025 12:01
Penulis & Editor: Yunus Hendry
Ancaman Flu Global Meningkat, Taiwan Dikepung Wabah dari Tiga Negara, CDC Percepat Pembelian 150 Ribu Dosis Vaksin Tambahan  (ilustrasi/Unsplash)
Ancaman Flu Global Meningkat, Taiwan Dikepung Wabah dari Tiga Negara, CDC Percepat Pembelian 150 Ribu Dosis Vaksin Tambahan  (ilustrasi/Unsplash)

(Taiwan, ROC) --- Di tengah meningkatnya aktivitas flu global, Taiwan kini berada dalam kewaspadaan tinggi setelah negara-negara tetangga seperti Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok melaporkan tren epidemi yang terus menanjak. Merespons situasi yang genting ini, Badan Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan mengumumkan langkah darurat dengan segera menambah pengadaan 150.000 dosis vaksin flu program pemerintah untuk memperkuat benteng pertahanan kesehatan masyarakat.

CDC menyatakan bahwa hingga 24 November 2025, antusiasme publik terhadap vaksinasi sangat tinggi, dengan sekitar 6,12 juta dosis vaksin flu dan 1,42 juta dosis vaksin COVID-19 telah disuntikkan.

Untuk memastikan kelompok berisiko tinggi mendapatkan perlindungan maksimal, pengadaan tambahan ini menjadi prioritas. "Jika proses pengadaan berjalan lancar, vaksin diperkirakan akan tiba dan didistribusikan pada akhir Desember," ungkap perwakilan CDC.

Waktu ini dianggap krusial, mengingat perayaan akhir tahun seperti Natal dan Tahun Baru berpotensi meningkatkan penularan, sementara vaksin memerlukan waktu dua minggu untuk membentuk imunitas yang efektif.

Seiring dengan itu, CDC juga memperluas kriteria kelayakan vaksinasi bagi orang tua dari bayi di bawah 6 bulan. Kebijakan baru ini kini mencakup kedua orang tua yang terdaftar di akta kelahiran atau kartu keluarga, serta mereka yang dapat membuktikan status hidup bersama dengan bayi yang akan diadopsi.

Berdasarkan data pemantauan terbaru, meskipun jumlah kunjungan rawat jalan akibat penyakit serupa flu sedikit menurun, tetapi ancaman komplikasi berat tetap nyata. Dalam sepekan terakhir, tercatat 25 kasus berat baru dan 12 kasus kematian akibat flu.

Virus influenza Tipe A H3N2 masih menjadi patogen dominan yang beredar di masyarakat. Secara kumulatif musim ini, sudah ada 325 kasus berat dan 45 kematian. Data yang mengkhawatirkan menunjukkan bahwa 94% dari korban kasus berat adalah mereka yang belum menerima vaksin flu musiman, mayoritas adalah lansia dan penderita penyakit kronis.

Di sisi lain, epidemi COVID-19 domestik terpantau berada pada level rendah, dengan varian NB.1.8.1 sebagai yang dominan. Meski demikian, CDC tetap mengingatkan bahwa risiko komplikasi berat akibat COVID-19 lebih tinggi dibandingkan flu, terutama bagi kelompok rentan. Menjelang akhir tahun, masyarakat yang memenuhi syarat diimbau untuk segera melengkapi vaksinasi flu dan COVID-19 di lebih dari 4.400 fasilitas kesehatan yang tersedia, termasuk pos-pos vaksinasi yang dibuka di gerai Pxmart dan Carrefour.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解