(Taiwan, ROC) --- Sebuah operasi pengawasan keamanan pangan berskala besar berhasil mencegat dan memusnahkan lebih dari 11.000 kilogram produk sayuran yang terkontaminasi residu pestisida di atas ambang batas. Dalam laporan bulan Oktober 2025 yang dirilis oleh Perusahaan Pemasaran Produk Pertanian Taipei (TAPMC), tiga jenis sayuran yang populer di kalangan masyarakat, cabai, kailan, dan kacang panjang, menjadi komoditas utama yang gagal memenuhi standar keamanan.
Laporan tersebut mengungkap bahwa dari total 1.150 sampel sayur dan buah yang diuji secara acak di pasar grosir, sebanyak 107 sampel ditemukan tidak layak konsumsi. Seluruh produk yang gagal uji, dengan total berat mencapai 11.158 kilogram, segera ditarik dari peredaran dan dimusnahkan sebelum sempat masuk ke rantai pasokan ritel.
Total 1.150 sampel sayur dan buah yang diuji secara acak di pasar grosir, sebanyak 107 sampel ditemukan tidak layak konsumsi. Foto:YAHOO
Angka ini mencakup hasil dari pengujian yang sengaja diperketat terhadap produk-produk pertanian yang dianggap berisiko tinggi.
Kantor Administrasi Pasar Kota Taipei menjelaskan bahwa sistem pengawasan ini merupakan garda terdepan untuk melindungi kesehatan konsumen. Di bawah mandat pemerintah kota, TAPMC menjalankan pengujian residu pestisida setiap hari terhadap semua produk yang masuk untuk dilelang. Hasil pengujian harus keluar dan divalidasi sebelum proses lelang dimulai.
Untuk mendukung operasi ini, pemerintah kota setiap tahun memberikan subsidi kepada TAPMC untuk pengadaan bahan pengujian, dengan kapasitas yang mampu mencapai 13.000 sampel per tahun. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai filter, tetapi juga sebagai mekanisme perbaikan.
TAPMC mengumumkan tiga jenis sayuran yang populer di kalangan masyarakat, cabai, kailan, dan kacang panjang, menjadi komoditas utama yang gagal memenuhi standar keamanan. Foto: YAHOO
Informasi hasil pengujian secara rutin dikirimkan kembali kepada otoritas pertanian di daerah asal produk dan kepada pemasok yang melanggar. Langkah ini bertujuan untuk menerapkan manajemen dari sumbernya, membina praktik penggunaan pestisida yang benar di tingkat hulu, dan secara efektif menjaga keamanan pangan bagi seluruh warga di wilayah Kota Taipei.