(Taiwan, ROC) --- Kebakaran dahsyat yang meluluhlantakkan bangunan pemukiman Wang Fuk Court di Tai Po telah menjadi pengingat yang mengerikan tentang bahaya kebakaran.
Tragedi yang merenggut ratusan nyawa dan melukai puluhan warga tersebut, menyoroti betapa rapuhnya keselamatan di gedung-gedung tinggi.
Di tengah duka yang mendalam, insiden ini memaksa publik untuk kembali meninjau prosedur evakuasi darurat, sebuah pengetahuan yang dapat menjadi pembeda antara hidup dengan mati.
Api yang bermula dari perancah di dinding luar Gedung Wang Cheong menyebar dengan kecepatan yang tidak terduga. Hanya dalam 40 menit, status kebakaran meningkat dari level tiga menjadi level lima. Perancah yang seharusnya menjadi sarana renovasi justru berubah menjadi koridor pemicu api. Hal ini kemudian memungkinkan si jago merah merambat secara vertikal dan horizontal secara bersamaan. Ini adalah sebuah fenomena langka yang memerangkap puluhan penghuni di unit mereka.
Sebuah perusahaan peralatan pemadam kebakaran mengidentifikasikan lima faktor mematikan dalam kebakaran gedung tinggi, masing-masing kesulitan evakuasi massal, akumulasi asap yang cepat, panas yang terperangkap, efek cerobong asap di tangga darurat, dan keterbatasan jangkauan penyelamatan.
Dalam kasus Wang Fung Court, semua faktor ini diperparah oleh pekerjaan konstruksi, di mana kecepatan penyebaran api dan asap jauh melampaui waktu reaksi penghuni.
Menanggapi tragedi ini, Dinas Pemadam Kebakaran kembali menekankan pentingnya prinsip evakuasi yang benar. Saat alarm berbunyi dan bahaya mengancam, setiap detik menjadi sangat berharga.

Panduan menyelamatkan diri ketika insiden kebakaran melanda. Foto: MOI
Berikut adalah 5 larangan yang harus dipegang teguh:
1. Jangan mengemasi harta benda.
Nyawa lebih berharga dari apa pun.
2. Jangan menggunakan lift
Lift bisa menjadi perangkap maut
3. Jangan bersembunyi di kamar mandi
Ruangan ini tidak memiliki ventilasi dan sering kali tidak tahan api
4. Jangan menutupi kepala dengan kantong plastik
Ini akan menyebabkan sesak napas
5. Jangan menunda evakuasi hanya untuk mencari handuk basah
Waktu adalah segalanya.
Menutup pintu adalah tindakan penyelamat jiwa yang paling efektif dan hemat biaya. Pintu yang tertutup dapat secara signifikan menghalangi penyebaran api dan asap beracun, memberikan waktu berharga bagi petugas untuk datang menyelamatkan.
Tragedi Wang Fung Court adalah pelajaran pahit bahwa kenyamanan hidup di gedung tinggi harus diimbangi dengan kesadaran risiko dan latihan keselamatan yang rutin, karena pada saat-saat kritis, pengetahuan inilah yang akan menyelamatkan nyawa.