Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Rekor Terpanas Sejak 1951: Musim Gugur Taiwan Catat Suhu 26,5°C, Musim Dingin Diprediksi Lebih Hangat Tapi Harus Tetap Waspada Gelombang Dingin  

29/11/2025 14:35
Penulis & Editor: Yunus Hendry
Rekor Terpanas Sejak 1951: Musim Gugur Taiwan Catat Suhu 26,5°C, Musim Dingin Diprediksi Lebih Hangat Tapi Harus Tetap Waspada Gelombang Dingin (CNA)
Rekor Terpanas Sejak 1951: Musim Gugur Taiwan Catat Suhu 26,5°C, Musim Dingin Diprediksi Lebih Hangat Tapi Harus Tetap Waspada Gelombang Dingin (CNA)

(Taiwan, ROC) --- Taiwan baru saja melewati musim gugur terpanas dalam sejarah pencatatan modern. Otoritas Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) mengumumkan bahwa suhu rata-rata dari September hingga November 2025 mencapai 26,5C, melampaui rekor sejak pencatatan lengkap dimulai pada tahun 1951.

Fenomena ini disertai dengan jumlah hari hujan yang lebih sedikit dari biasanya, meskipun curah hujan total hampir sama dengan rata-rata iklim.

Wakil Direktur CWA, Lo Ya-yin (羅雅尹), menjelaskan bahwa suhu rata-rata musim gugur tahun ini secara signifikan lebih hangat dibandingkan nilai iklim sebesar 25,1C.

Di sisi lain, jumlah hari hujan hanya 26,5 hari, menjadikannya rekor terendah kelima dalam 74 tahun terakhir. Musim gugur ini juga diwarnai aktivitas taifun yang lebih tinggi dari biasanya, dengan 13 taifun terbentuk di Pasifik Barat Laut, dua di antaranya melanda Taiwan.

Lalu, bagaimana prospek musim dingin yang akan datang? Berdasarkan data terbaru, probabilitas perkembangan fenomena La Niña dari musim gugur hingga musim dingin ini melebihi 50%.

Analisis historis dari tahun-tahun dengan karakteristik serupa menunjukkan kecenderungan musim dingin yang sedikit lebih hangat dengan curah hujan yang cenderung lebih sedikit, terutama di wilayah barat Taiwan.

Berdasarkan tinjauan komprehensif, CWA memprakirakan bahwa musim dingin tahun ini (Desember 2025 - Februari 2026) kemungkinan besar akan memiliki suhu normal hingga cenderung hangat, dengan curah hujan normal hingga cenderung sedikit.

Namun, lebih hangat bukan berarti tidak ada hawa dingin sama sekali. CWA menekankan bahwa dalam satu musim ke depan, masih akan ada beberapa gelombang massa udara dingin yang bergerak ke selatan dan memengaruhi Taiwan.

Masyarakat diimbau untuk tidak lengah dan tetap menyiapkan langkah-langkah perlindungan terhadap dingin, terutama saat peringatan gelombang dingin dikeluarkan.

Selain itu, mengingat musim dingin adalah musim kemarau bagi wilayah barat Taiwan, masyarakat juga diimbau untuk menghargai sumber daya air dan membiasakan diri untuk berhemat.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解