(Taiwan, ROC) --- Taiwan baru saja melewati musim gugur terpanas dalam sejarah pencatatan modern. Otoritas Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) mengumumkan bahwa suhu rata-rata dari September hingga November 2025 mencapai 26,5C, melampaui rekor sejak pencatatan lengkap dimulai pada tahun 1951.
Fenomena ini disertai dengan jumlah hari hujan yang lebih sedikit dari biasanya, meskipun curah hujan total hampir sama dengan rata-rata iklim.
Wakil Direktur CWA, Lo Ya-yin (羅雅尹), menjelaskan bahwa suhu rata-rata musim gugur tahun ini secara signifikan lebih hangat dibandingkan nilai iklim sebesar 25,1C.
Di sisi lain, jumlah hari hujan hanya 26,5 hari, menjadikannya rekor terendah kelima dalam 74 tahun terakhir. Musim gugur ini juga diwarnai aktivitas taifun yang lebih tinggi dari biasanya, dengan 13 taifun terbentuk di Pasifik Barat Laut, dua di antaranya melanda Taiwan.
Lalu, bagaimana prospek musim dingin yang akan datang? Berdasarkan data terbaru, probabilitas perkembangan fenomena La Niña dari musim gugur hingga musim dingin ini melebihi 50%.
Analisis historis dari tahun-tahun dengan karakteristik serupa menunjukkan kecenderungan musim dingin yang sedikit lebih hangat dengan curah hujan yang cenderung lebih sedikit, terutama di wilayah barat Taiwan.
Berdasarkan tinjauan komprehensif, CWA memprakirakan bahwa musim dingin tahun ini (Desember 2025 - Februari 2026) kemungkinan besar akan memiliki suhu normal hingga cenderung hangat, dengan curah hujan normal hingga cenderung sedikit.
Namun, lebih hangat bukan berarti tidak ada hawa dingin sama sekali. CWA menekankan bahwa dalam satu musim ke depan, masih akan ada beberapa gelombang massa udara dingin yang bergerak ke selatan dan memengaruhi Taiwan.
Masyarakat diimbau untuk tidak lengah dan tetap menyiapkan langkah-langkah perlindungan terhadap dingin, terutama saat peringatan gelombang dingin dikeluarkan.
Selain itu, mengingat musim dingin adalah musim kemarau bagi wilayah barat Taiwan, masyarakat juga diimbau untuk menghargai sumber daya air dan membiasakan diri untuk berhemat.