(Taiwan, ROC) – Salah satu jaringan minuman teh terkenal di Taichung Chun Shui Tang (春水堂), diduga mengalami insiden mencengangkan ketika pegawai baru secara keliru mengambil termos berisi cairan pembersih untuk menyeduh ulang teh panas bagi pelanggan. Setelah meminumnya, pelanggan mengalami sensasi terbakar di tenggorokan, dan tiga orang dibawa ke rumah sakit tetapi setelah berita ini dirilis ketiganya sudah dalam kondisi stabil.
Biro Kesehatan Kota Taichung, melalui Administrasi Keamanan Pangan dan Obat segera melakukan penyelidikan setelah menerima laporan. Di lokasi, petugas menemukan satu bungkus bubuk enzim pembersih noda. Pemerintah Kota Taichung melalui pernyataan tertulis menyampaikan jika gerai Chun Shui Tang cabang Gongyi telah menyajikan teh yang tercampur bahan pembersih kepada pelanggan. Setelah menerima laporan, pihaknya bergegas mengirim petugas untuk melakukan inspeksi.
Berdasarkan Undang-Undang Keamanan dan Kebersihan Pangan, pemerintah memerintahkan gerai tersebut untuk tutup sementara mulai Senin (1/12) kemarin, dan mengalihkan kasus tersebut ke Kejaksaan Distrik Taichung. Pelaku dapat dikenai hukuman penjara minimal 1 tahun hingga maksimal 7 tahun, serta denda hingga NT$10 juta.
Administrasi Keamanan Pangan menunjukkan, saat ini ada tiga orang warga yang sempat meminum teh dari teko yang terkontaminasi. Setelah kejadian tersebut, pihak Chun Shui Tang segera mengutus staf untuk mendampingi para konsumen untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah menjalani pemeriksaan, ketiga orang tersebut dinyatakan tidak mengalami masalah serius, dan hingga berita ini dirilis semuanya sudah dipulangkan untuk beristirahat di rumah.
Pihak pengelola melalui pernyataan tertulis menjelaskan jika botol air panas yang sedang dibersihkan biasanya diberi label “Sedang Dibersihkan” guna membedakannya. Namun, pada hari kejadian, pegawai baru yang baru bekerja selama dua minggu kurang memahami prosedur dan tanpa sengaja mengambil botol yang berisi air pembersih.
Sebagai respons, pihak perusahaan menyatakan telah melakukan sosialisasi dan pelatihan ulang terkait prosedur tersebut ke seluruh gerai di Taiwan.