Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Seratus Kapal Tiongkok Berkumpul di Asia Timur, Istana Kepresidenan: Pemantauan Penuh, Keamanan Negara Terjamin

05/12/2025 13:30
Penulis & Editor: Aditya Nugraha
(Foto: Istana Kepresidenan)
(Foto: Istana Kepresidenan)

(Taiwan, ROC) -- Menurut pemberitaan dari media Reuters, Tiongkok baru-baru ini menempatkan lebih dari seratus kapal dan kapal perang di perairan Asia Timur, menimbulkan perhatian terkait situasi Selat Taiwan. Menanggapi hal ini, Juru Bicara Istana Kepresidenan Karen Kuo (郭雅慧) pada hari ini (5/12) menyampaikan, Presiden Lai Ching-te (賴清德) telah meminta Kementerian Pertahanan Nasional (MND) dan lembaga terkait keamanan nasional untuk memantau secara menyeluruh dan melaporkan secara tepat waktu. Kuo menegaskan bahwa keamanan negara tetap terjamin dan menghimbau warga untuk tetap tenang.

Karen Kuo juga menyerukan Tiongkok agar bertindak sesuai tanggung jawab sebagai negara besar, dan menyatakan jika Taiwan akan terus bekerja sama dengan sekutu untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan stabiltias regional di Indo-Pasifik.

Menurut pemberitaan Reuters pada Kamis (4/12), saat ini merupakan musim tradisional latihan militer Tiongkok. Meskipun Tentara Pembebasan Rakyat (TPR) Tiongkok belum mengumumkan latihan berskala besar dengan nama resmi, berdasarkan keterangan empat sumber dan laporan intelijen yang diperoleh Reuters, Negeri Panda telah menempatkan sejumlah besar kapal dan kapal perang di perairan Asia Timur, dengan jumlah sempat mencapai lebih dari seratus unit. Skala demonstrasi kekuatan laut ini tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah, sehingga menimbulkan perhatian terkait situasi Selat Taiwan.

Jubir Istana Kepresidenan Taiwan Karen Kuo (郭雅慧) dalam sebuah wawancara saat mendampingi Presiden Lai menghadiri upacara pembukaan sebuah konferensi medis, menyebutkan jika tindakan militer Negeri Tirai Bambu tersebut tidak hanya terbatas di wilayah Selat Taiwan. Faktanya, aktivitas Negeri Panda tersebar mulai dari Laut Kuning bagian selatan, perairan timur Laut Tiongkok dekat Kepulauan Diaoyutai, hingga Laut Selatan Tiongkok, bahkan hingga Pasifik Barat. Hal ini jelas menimbulkan ancaman dan dampak bagi seluruh kawasan Indo-Pasifik.

Karen Kuo (郭雅慧) menuturkan, pemerintah telah menanggapi laporan terkait, dan Presiden Lai telah meminta lembaga keamanan nasional untuk memantau secara menyeluruh, dan keamanan negara tetap terjamin.

Karen Kuo kembali menyerukan agar Tiongkok dapat menjalankan tanggung jawabnya sebagai negara besar dan bersikap lebih terkendali. Sementara itu, Taiwan sebagai anggota kawasan yang bertanggung jawab akan terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan sekutu untuk bersama-sama menjaga perdamaian, stabilitas, dan keamanan kawasan Indo-Pasifik.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解