(Taiwan, ROC) --- Gunung Yushan, puncak tertinggi kebanggaan Taiwan, kini tengah menghadapi krisis iklim yang mengkhawatirkan. Analisis terbaru dari Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) mengungkapkan fakta yang mengejutkan, dari 500 rekor suhu tertinggi dalam sejarah stasiun pengamatan di sana, 97% di antaranya terjadi setelah tahun 2000, dengan lebih dari 60% terkonsentrasi hanya dalam lima tahun terakhir.
Fenomena pemanasan ini terasa nyata bagi para petugas di lapangan. Lung Meng-wei (龍孟偉), seorang teknisi di Stasiun Klimatologi Yushan, menyatakan bahwa musim dingin seolah enggan datang.
"Biasanya pertengahan November sudah memasuki suhu di bawah nol, tetapi sekarang masih bertahan di sekitar 3 hingga 4 derajat," ungkapnya. Pengalaman masa lalu kini tak lagi relevan, karena perubahan iklim terus memundurkan datangnya musim dingin.
Data menunjukkan bahwa suhu rata-rata di Gunung Yushan terus menanjak, sementara hari-hari dengan suhu rendah ekstrem semakin berkurang. "Dari dataran hingga pegunungan, tidak ada yang bisa menghindari fakta pemanasan," kata Lo Tzu-ting (羅資婷), Kepala Divisi Iklim Laut CWA, merujuk pada kenaikan suhu 1,5 derajat di dataran Taiwan dalam 100 tahun terakhir.
Para ahli memperingatkan bahwa dampak dari fenomena ini jauh lebih luas dari sekedar angka di thermometer. Ekologi pegunungan tinggi yang rapuh kini terancam, memengaruhi adaptasi spesies, keamanan habitat dan siklus sumber daya air.
Lebih lanjut lagi, pemanasan di puncak gunung ini adalah pertanda dari bencana yang lebih kompleks di masa mendatang. Chien Wei-ching, Wakil Direktur Risiko Cuaca menekankan bahwa kenaikan suhu laut akan memicu peristiwa cuaca ekstrem yang lebih intens.
“Jumlah taifun yang menyerang Taiwan mungkin berkurang, tetapi intensitasnya menguat, menampilkan tren kalau datang maka daya hancurnya akan sangat menakjubkan,” jelas Chien Wei-ching.
Ia juga memperingatkan meningkatnya potensi bencana kompleks, di mana satu peristiwa cuaca ekstrem dapat memicu serangkaian bencana lain seperti tanah longsor dan banjir bandang. Gunung Yushan yang terdampak suhu semakin panas menjadi lonceng peringatan keras bahwa Taiwan harus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi era baru ketidakpastian iklim.