(Taiwan, ROC) --- Taiwan secara mengejutkan menunjukkan kekuatannya dalam peta kekayaan global, melampaui raksasa ekonomi regional seperti Jepang dan Korea Selatan dalam jumlah miliarder. Laporan Billionaire Ambitions Report 2025 yang dirilis oleh UBS mengungkapkan bahwa hingga April tahun ini, Taiwan memiliki total 51 miliarder, mengungguli Jepang (41 orang) dan Korea Selatan (31 orang).
Total kekayaan para taipan Taiwan ini mencapai angka fantastis NT$5,1 triliun, meningkat 19,2% dari tahun sebelumnya. Angka ini tidak hanya menempatkan Taiwan di posisi terdepan di Asia Pasifik, tetapi juga lebih tinggi dari beberapa negara maju Eropa seperti Prancis (46 orang) dan Spanyol (32 orang), mengukuhkan status penting Taiwan dalam klub orang superkaya dunia.
Secara global, Amerika Serikat masih mendominasi dengan 924 miliarder, diikuti oleh Tiongkok dengan 470 orang.
Laporan tersebut juga menyoroti tren baru yang signifikan dalam akumulasi kekayaan, yaitu faktor warisan. Dalam 12 bulan terakhir, sebanyak 91 individu di seluruh dunia menjadi miliarder melalui jalur warisan, sebuah rekor tertinggi sejak statistik ini dimulai pada tahun 2015.
UBS memperkirakan bahwa tren ini akan terus berlanjut secara masif. Dalam 15 tahun ke depan, anak-anak para miliarder saat ini diproyeksikan akan mewarisi kekayaan dengan total nilai mencapai setidaknya NT$182 triliun. Fenomena Great Wealth Transfer ini menandakan pergeseran besar dalam dinamika kekayaan global, di mana keberuntungan tidak lagi hanya diciptakan, tetapi juga semakin banyak diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.