(Taiwan, ROC) Hari Minggu ini (7/12) Radio Taiwan Internasional (Rti) siaran Bahasa Indonesia menyambut kunjungan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat - Perhimpunan Pelajar Indonesia di Taiwan (BKPM – PPI Taiwan), sekaligus menjalani studi tur di Rti.
Selain kunjungan PKBM-PPI Taiwan yang mendapat dukungan dari KDEI Taipei, Rti siaran Bahasa Indonesia secara khusus memberikan 2 sesi terkait “Pengenalan Radio dan Tugas Penyiaran”.
Acara ini dihadiri langsung oleh Analis KDEI-Taipei, Bidang Perlindungan WNI dan Penerangan Sosial Budaya, Michael J Kristiono; Kepala Sekolah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM PPI-Taiwan), Anggraeni Kumala Dewi, Ph. D., beserta rombongannya yang terdiri dari 50 pelajar dari PKBM - PPI Taiwan, yang sebagian besar dari pekerja migran Indonesia di Taiwan.
Kepala Sekolah BKPM, PPI Taiwan, Anggraeni Kumala Dewi mengatakan pihaknya berharap kerja sama dengan Rti bisa berkelanjutan, membantu BKPM membangun platform pendidikan bagi PMI di Taiwan untuk mengup-grade ketrampilan mereka.
Dalam sambutan, Koordinator Rti siaran Bahasa Indonesia, Farini Anwar menyampaikan, pihak Rti selalu menyambut baik setiap kerja sama dengan kalangan akademisi, berharap agar para pelajar PKBM yang mengikuti kegiatan hari ini bisa memperoleh ilmu terkait penyiaran radio dan tugas terkait. Farini menekankan, Rti senantiasa memberikan informasi real-time dan akurat kepada pendengarnya.
Acara kegiatan yang diakhir dengan tur keliling stasiun Rti, selain Museum Rti, peserta juga diajak untuk memasuki studio rekaman, sehingga mereka bisa berkontak langsung dengan perlengkapan yang ada dalam dapur rekaman, terlihat para peserta sangat antusias dan penuh rasa ingin tahu. Selama kegiatan berlangsung, dari teori hingga hingga praktik, semua peserta berinteraksi aktif dan menunjukkan semangat belajar yang sangat tinggi.