(Taiwan, ROC) --- Warga di Taiwan diimbau untuk bersiap menghadapi cuaca ekstrem yang berubah-ubah dalam sepekan ke depan, yang digambarkan oleh otoritas Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) sebagai empar musim dalam seminggu, terutama untuk wilayah utara Taiwan. Bahkan untuk kawasan selatan Taiwan, CWA menggambarkan sebagai empat musim dalam sehari.
Puncaknya, gelombang monsun timur laut yang kuat diprediksi akan menerjang pada akhir pekan, yang mengakibatkan suhu anjlok hingga di bawah 10C.
Pekan ini dimulai dengan datangnya monsun timur laut yang membawa udara sejuk dan hujan lebat ke wilayah utara dan timur laut. Suhu di Taipei dan sekitarnya pada Senin hari ini (8/12) diprediksi akan mencapai 21C hingga 23C. Pengaruh dari monsun ini akan berlanjut hingga Rabu lusa (10/12) sebelum nantinya akan sedikit mereda.
Namun, ini hanya jeda singkat sebelum datangnya gelombang dingin yang lebih kuat di akhir pekan. CWA memperingatkan bahwa mulai Sabtu malam (13/12), udara dingin akan mulai menyapu seluruh Taiwan secara bertahap. Penurunan suhu paling signifikan akan dirasakan pada Minggu (14/12), di mana suhu di berbagai wilayah diperkirakan akan turun drastis.
Sementara itu, wilayah tengah dan selatan akan mengalami cuaca yang relatif stabil dengan hari yang cerah. Namun, perbedaan suhu antara siang dan malam akan sangat besar.
CWA mengimbau masyarakat untuk memperhatikan perubahan suhu yang drastis dan menyiapkan pakaian hangat, terutama menjelang akhir pekan.