Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Perhitungan Suara Pemilu Honduras Berlanjut, Kandidat Pro Taiwan Saat Ini Mengungguli

09/12/2025 11:57
Penulis & Editor: Amina Tjandra
Pemilu Honduras : kandidat Partai Nasional, Nasry Asfura (kiri),  dan kandidat Partai Liberal,  Salvador Nasralla (kanan). (foto: AFP)
Pemilu Honduras : kandidat Partai Nasional, Nasry Asfura (kiri), dan kandidat Partai Liberal, Salvador Nasralla (kanan). (foto: AFP)

(Taiwan, ROC) Usai persaingan ketat dalam pemilihan Presiden Honduras, perhitungan suara dilanjutkan hari ini, Presiden AS Donald Trump mendukung kandidat Partai Nasional, Nasry Asfura dengan perhitungan suara sementara ini memimpin terdepan dengan angka 40,52% suara.

Media Reuters melaporkan, setelah menghitung 97% suara, kandidat Nasry Asfura (67 tahun) yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Tegucigalpa memperoleh 40,52% suara mengungguli kandidat Salvador Nasralla dari partai liberal dengan perolehan 39,18% suara, selisih suara dari keduanya berkisar 42.100 suara.

Nasry Asfura dan kandidat partai liberal kubu sayap kanan sekaligus seorang presenter televisi, Salvador Nasralla (72 tahun) bersaing sengit, selama perhitungan suara keduanya beberapa kali saling mengungguli, namun sejak sore kemarin, selisih keunggulan Nasry Asfura mulai melebar.

Sedangkan kandidat dari Liberty and Refoundation Party, Rixi Moncada berada pada posisi ke-3 dengan persentase 19,32% suara.

Pemilu Honduras telah diawasi ketat, dengan para kandidat dari Partai Nasional dan Partai Liberal masing-masing menyampaikan kemungkinan pihaknya untuk memulihkan hubungan diplomatik dengan Taiwan jika terpilih.

Menurut AFP, Nasry Asfura unggul tipis ketika Komisi Pemilihan Umum menangguhkan penghitungan suara pada larut malam tanggal 5 karena masalah teknis. Komisi Pemilihan Umum menyatakan bahwa sekitar 16% suara tidak konsisten dan akan diselidiki lebih lanjut.

Ana Paola Hall, presiden Komisi Pemilihan Umum (CNE), mengunggah di platform media sosial X bahwa data penghitungan suara sedang diperbarui setelah masalah teknis diselesaikan dan auditor eksternal dilibatkan dalam verifikasi.

Berdasarkan peraturan yang berlaku, Komisi Pemilihan Umum wajib mengumumkan hasil pemilihan ini paling lambat tanggal 30 Desember.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解