Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Wapres: Berharap Masyarakat Taiwan Terus Perhatikan Kestabilan Perdamaian dan Selat Taiwan

09/12/2025 13:12
Penulis & Editor: Amina Tjandra
Wapres: Berharap Masyarakat Taiwan Terus Perhatikan Kestabilan Perdamaian dan Selat Taiwan
Wapres: Berharap Masyarakat Taiwan Terus Perhatikan Kestabilan Perdamaian dan Selat Taiwan

(Taiwan, ROC) Wakil Presiden Hsiao Bi-khim pada tanggal 8 saat menerima kunjungan dari “National Committee on American Foreign Policy (NCAFP)” mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan suara dan pertukaran terhadap selama jangka panjang ini. Wakil Presiden Hsiao Bi-khim juga menyampaikan, menghadapi tantangan dan ancaman terus menerus terhadap hubungan luar negeri, Taiwan akan meningkatkan anggaran pertahanan keamanan nasional dan mempromosikan reformasi kerangka sistem, berkomitmen bagi pertahanan keamanan mandiri, berharap masyarakat internasional terus memerhatikan pentingnya kestabilan perdamaian Selat Taiwan. 

Ketua NCAFP Susan M. Elliott, Kepala Perencanaan Forum Keamanan Asia-Pacific Susan A Thornton, serta Institut The Pacific Century Raymond F. Burghardt serta lainnya, ditemani oleh Wakil Menteri Luar Negeri Chen Ming-chi (陳明祺) melakukan kunjunga ke Istana Presiden untuk bertemu dengan Wakil Presiden Hsiao Bi-khim pada tanggal 8 Desember..

Dalam kata sambutannya, Wakil presiden Hsiao Bi-khim pertama-tama menyampaikan selamat datang kembali ke Taiwan, juga berterima kasih kepada “Komite Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat” yang terus memerhatikan kestabilan dan keamanan Taiwan dan Indo Pasifik, selain itu juga mendukung kesempatan untuk berdialog dan pertukaran selama jangka panjang.   

Wapres Hsiao Bi-khim mengemukakan, Taiwan tengah menghadapi tantangan yang sebelumnya tidak pernah terjadi seperti ancaman yang datang dari luar, pergerakan Tentara Pembebasan Rakyat (TPR) terhadap Jepang, Laut Tiongkok Selatan dan sekitarnya, serta terus melakunan intrusi kawasan abu-abu, perang hukum, perang psikologi dan perang identitas serta lainnya, semua ini membuat banyak orang di dunia merasa khawatir.

Wakil Presiden Hsiao Bi-khim menyampaikan, Taiwan berkomitmen untuk memperkuat pertahanan mandiri, terus menginvestasi dalam memperkuat pertahanan nasional, Presiden Lai Ching-te beberapa hati lalu juga mengumumkan penambahan anggaran pertahanan keamanan, bersamaan dengan itu juga mempromosikan reformasi kerangka sistem pertahanan nasional yang dibutuhkan.

Wakil Presiden berterima kasih kepada negara-negara termasuk Amerika Serikat yang kembali mementingkan perlindungan status quo dan kestabilan perdamaian Selat Taiwan, serta kontribusi atas kemakmuran global dari kestabilan perdamaian Selat Taiwan, hal ini juga merupakan hal penting bagi masyarakat Taiwan, Hsiao Bi-khim juga kembali mengucapkan terima kasih atas perhatian dan upaya keras bagi Taiwan.

 

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解