(Taiwan, ROC) --- Pada Senin kemarin (8/12), media The New York Times mengutip dokumen rahasia Departemen Pertahanan AS, Overmatch Brief, yang memperingatkan bahwa kesiapan AS dalam perang jenis baru, jauh tertinggal dari Tiongkok, dan simulasi perang Selat Taiwan berulang kali menunjukkan kekalahan AS.
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa situasinya kini berbeda dengan sebelumnya, di mana Tentara Pembebasan Rakyat (TPR) saat ini memiliki rudal yang cukup untuk menghancurkan senjata canggih AS sebelum mendekati Taiwan.
Menanggapi hal ini, Menteri Pertahanan Nasional (MND), Wellington Koo (顧立雄) menyatakan bahwa dirinya tidak dapat memastikan isi lengkap dari dokumen yang diklaim rahasia oleh media asing tersebut.
Namun, ia menekankan bahwa strategi keamanan nasional terbaru AS telah menegaskan bahwa perdamaian dan stabilitas Indo Pasifik adalah kepentingan inti Amerika Serikat.
AS harus memastikan bahwa pencegahan dicapai melalui kekuatan, dan perdamaian di kawasan Indo Pasifik dicapai melalui pencegahan, ini adalah kepentingan utama AS.
Wellington Koo mengatakan, “Amerika Serikat juga berharap dapat bekerja sama dengan negara-negara di rantai pulau pertama, untuk bersama-sama mencapai pencegahan yang efektif. Semua pihak harus memperkuat kemampuan pertahanan diri masing-masing. Taiwan, sebagai garis depan pulau pertama yang menghadapi ancaman Tiongkok, maka tentu saja harus lebih memperkuat kemampuan pertahanan diri kami. Inilah alasan mengapa kami mengajukan anggaran khusus.”
Wellington Koo menekankan bahwa ketika semua rakyat telah bersiap dengan baik, dan ketahanan pertahanan seluruh masyarakat semakin kuat, maka semakin mampu menghadapi semua kemungkinan keadaan darurat dan bencana besar.
Mengenai Direktur American Institute in Taiwan (AIT), Raymond Greene, yang mengapresiasi usulan Presiden Lai Ching-te (賴清德) untuk anggaran khusus pertahanan sebesar NT$1,25 triliun sebagai langkah penting dalam meningkatkan perdamaian melalui pencegahan.
Wellington Koo menyatakan bahwa posisi MND sejalan dengan pernyataan Raymod Greene, yaitu pencegahan melalui kekuatan, dan perdamaian dicapai melalui pencegahan. Inilah juga alasannya diajukan anggaran khusus pertahanan sebesar NT$1,25 triliun.
Hanya dengan memperkuat kemampuan pertahanan Taiwan dan bersama sama dengan negara lain di kawasan Indo Pasifik membentuk pencegahan yang efektif, maka barulah perdamaian dapat benar-benar terwujud.