Korea Selatan dalam kartu izin masuk imigrasi elektronik (E Card Arrival) nya salah penulisan dengan menyebutkan Taiwan sebagai “China (Taiwan)”, Kementerian Luar Negeri menyampaikan, akan kembali memeriksa semua yang terkait dengan pemerintah Korea Selatan, juga ada legislatof yang beranggapan harus memberikan sanksi pada Korea Selatan. Dunia luar memerhatikan apakah akan ada serangan balasan dalam pertukaran budaya dari Kementerian Kebudayaan?
Dalam wawancara sebelum mengikuti rapat komite pendidkan di Yuan Legislatif pada tanggal 12 Desember, Menteri Kebudayaan Li Yuan (李遠) mengemukakan, hubungan Taiwan dan Korea Selatan selama 2 tahun ini cukup akrab, termasuk kerja sama syuting karya film Taiwan, banyak karya sastra Taiwan yang diterjemahkan ke Bahasa Korea dan menggantikan karya dari Tiongkok. Warga Korea Selatan sendiri juga sangat tertarik dengan Taiwan, dan mengetahui dengan jelas bahwa Taiwan adalah Taiwan, Tiongkok adalah Tiongkok. Li Yuan menyamapaikan, Kementerian Kebudayaan akan terus mempromosikan pertukaran budaya, dengan berlandaskan budaya agar masyarakat internasional dapat memahami dengan jelas bahwa “Taiwan bukan Tiongkok”.
Li Yuan mengatakan, “Dari sudut pandang produksi, Kementerian Kebudayaan akan berupaya agar budaya Taiwan dapat diproduksi keluar, menghasilkan diplomasi budaya, saya yakin banyak negera yang sangat jelas akan perbedaan antara budaya Taiwan dan Tiongkok. Fungsi paling penting dari Kementerian Kebudayaan adalah membuat subjektivitas budaya sendiri, keunikan budaya sendiri, memisahkan dengan Tiongkok, dengan demikian semua akan dengan sendirinya mengetahui bahwa Tiongkok bukan Taiwan, dan Taiwan juga bukan Tiongkok.