Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Wapres Hsiao Temui Pakar Ekonom Peraih Nobel, Berharap Perbaikan Kebijakan Melalui Pertukaran

16/12/2025 15:26
Penulis & Editor: Farini Anwar
副總統蕭美琴15日下午接見諾貝爾經濟學獎得主詹姆斯.羅賓遜(James A. Robinson)一行。 (總統府提供)
Wakil Presiden Hsiao Bi-khim menerima kedatangan Pakar Ekonom Peraih Nobel James A. Robinson pada tanggal 15 Desember. (Foto: Istana Presiden)
副總統蕭美琴15日下午接見諾貝爾經濟學獎得主詹姆斯.羅賓遜(James A. Robinson)一行。 (總統府提供) Wakil Presiden Hsiao Bi-khim menerima kedatangan Pakar Ekonom Peraih Nobel James A. Robinson pada tanggal 15 Desember. (Foto: Istana Presiden)

Wakil Presiden Hsiao Bi-khim (蕭美琴) menerima James A. Robinson, ekonom dan ilmuwan politik Inggris yang meriah Penghargaan Nobel dalam bidang ekonomi, pada kesempatan ini Hsiao Bi-khim mengemukakan, politik dan ekonomi Taiwan terus mengalami kemajuan, berharap melalui pertukaran memperbaiki kebijakan, agar masyarakat dan negara dapat terus bergerak mengarah ke keberhasilan seluruh masyarakat.

 

Istana Presiden mengemukakan, Wakil Presiden dalam pidatonya pertama-tama mengucapkan selamat datang ke Taiwan kepada James A. Robinson, ia juga menyampaikan, James A. Robinson yang menganalisa dan meneliti keberhasilan dan kegagalan dari berbagai negara bereputasi, dari sudut Taiwan sendiri, Taiwan yang menaruh perhatian besar dalam menjamin kelangsungan hidup negaranya, dan juga mementingkan keberhasilan pembangunannya

 

Wakil Presiden Hsiao mengungkit, politik dan ekonomi Taiwan terus mengalami kemajuan, berdasarkan teori dari James A. Robinson, toleransi dari masyarakat sosial adalah salah satu unsur penting atas keberhasilan negara. Istana Presiden, bangunan yang dikunjungi James A. Robinson menjadi saksi sejarah pemerintah kolonial Taiwan dan masa darurat militer selama 38 tahun, kini secara berangsur-angsur telah berubah menjadi masyarakat demokrasi yang makmur, kompetitif dan terbuka. Masyarakat Taiwan diberikan hak untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan besar bagi kehidupannya, seperti memilih sendiri pemimpin melalui pemilu dan bersama-sama menciptakan peluang serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi negaranya.

 

Wapres Hsiao Bi-khim mengungkapkan, Taiwan tengah menghadapi berbagai tantangan baik dari dalam maupun luar negeri, berharap dapat memperbaiki strategi kebijakan melalui pertukaran, agar dapat terus memajukan pembangunan dan memastikan hasil kesuksesan negara dan masyarakat.

 

Selain itu, Wapres Hsiao Bi-khim pada sore hari kemarin juga menjumpai Eric S. Maskin, ekonom Amerika Serikat yang meraih Penghargaan Nobel pada tahun 2007. Wapres Hsiao menegaskan, menghadapi tantangan berat dalam pengembangan ekonomi, kestabilan demokrasi dan geopolitik serta keamanan, Taiwan membutuhkan dialog profesional lintas batas dan bidang untuk menghimpun kebijaksanaan. Berharap dapat memberdalam pertukaran keterampilan dengan Taiwan Bridges Program dan platform internsional lainnya dalam upaya merespons perubahan dan tantangan global.

 

Wapres menyampaikan, dari sudut pandang pemimpin politik saat ini mencakup kemakmuran ekonomi, kestabilan system demokrasi, memperluas isu geopolitik dan pertahanan keamanan menjadi prioritas pemerintah saat ini. Namun, dipengaruhi dengan banyaknya unsur kompleks saat ini sehingga menonjolkan pentingnya dialog dan pertukaran internasional.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解