(Taiwn, ROC)-- Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Taiwan baru-baru ini telah melampaui 8 juta orang. Dirjen Pariwisata Taiwan Chen Yu-hsiu (陳玉秀) mengungkapkan harapannya agar pencapaian tahun depan lebih baik dibanding tahun ini. Menurutnya, jumlah wisatawan asing yang paling ideal berada di kisaran 8–9 juta orang agar perkembangan kualitas dan kuantitas pariwisata dapat berjalan seimbang. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pariwisata, nilai produksi pariwisata dari wisatawan asing pada 2024 mencapai US$10 miliar (Rp167 triliun), dan diharapkan dapat mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 2–3%.
Komite Transportasi Yuan Legislatif pada 17 Desember mengundang Kementerian Transportasi (MOTC), Kementerian Pertanian (MOA), serta Dewan Urusan Kelautan (OAC) untuk menyampaikan laporan khusus dan menjawab pertanyaan terkait penyelenggaraan serta rencana masa depan wisata kapal pesiar, wisata kapal layar pribadi (yacht), dan wisata maritim “Blue Highway”.
Menurut perkiraan awal Direktorat Jenderal Pariwisata, jumlah wisatawan ke Taiwan tahun ini telah melampaui 8 juta orang. Chen Yu-hsiu mengaku, meskipun pertumbuhan sebanyak 500 ribu orang dibandingkan angka tahun lalu (7,85 juta orang) dipastikan akan tercapai, tetapi untuk mencapai target 9 juta orang yang ia canangkan saat awal menjabat memang terasa sulit.
Chen Yu-hsiu menjelaskan, perubahan kondisi global tahun ini cukup besar, apalagi ditambah kekurangan tenaga kerja di dalam negeri. Oleh karena itu, dalam menyeimbangkan kualitas dan kuantitas, kualitas akan diprioritaskan. Jika jumlah wisatawan meningkat tetapi jumlah tenaga kerja kurang, hal tersebut dinilai tidak sesuai dengan arah pengembangan saat ini.
Ia menambahkan, rata-rata pengeluaran harian wisatawan ke Taiwan tahun lalu sekitar US$182 (Rp3 juta), dan tahun ini diperkirakan naik US$4 (Rp66 ribu). Wisatawan dari Eropa dan Amerika bahkan mencatat rata-rata pengeluaran harian hingga US$240 (Rp4 juta), jauh di atas rata-rata. Pemerintah berharap dapat mendorong wisatawan dari kawasan tersebut untuk memperpanjang masa tinggal.