(Taiwan, ROC) -- Dua pekerja migran asal Thailand, yakni Sha (26) dan Pa (27) diduga terlibat dalam perdagangan narkotika seperti heroin di Kota Taoyuan. Kepolisian Distrik Bade dan Chungli pada tahun lalu menerima laporan masyarakat dan melakukan penyelidikan, yang kemudian berhasil menyita sebanyak 11kg heroin dengan nilai pasar lebih dari NT$100 juta.
Dalam kasus ini, Sha dilaporkan telah melarikan diri ke luar negeri, sementara Pa berhasil ditangkap di Distrik Chungli. Kejaksaan Taoyuan baru-baru ini telah menyelesaikan penyelidikan dan menuntut Pa atas dugaan percobaan pengangkutan narkotika serta kepemilikan narkotika golongan satu dengan maksud untuk diedarkan, dan sejumlah dakwaan terkait lainnya.
Pihak Kepolisian menyebutkan jika setelah Kepolisian Distrik Chungli menerima laporan yang menyebutkan adanya pekerja migran asal Thailand yang diduga menjual narkoba di Kota Taoyuan, pihaknya bersama Kepolisian Distrik Bade membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan.
Pihaknya pada Oktober tahun lalu memantau lokasi persembunyian Sha dan rekan-rekannya di sebuah unit kamar sewaan yang berlokasikan di Distrik Bade, yang digunakan sebagai tempat pengemasan narkotika. Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan sebanyak 32 bungkus heroin yang tersembunyi dalam sebuah bagasi di dalam kamar tersebut, dengan berat total sekitar angka 11 kg. Selain itu pihaknya juga menyita timbangan, mesin segel plastik, kantong zip, dan peralatan-peralatan lainnya, tetapi tidak berhasil menangkap Sha.
Setelah itu, Sha melarikan diri ke luar negeri. Dalam penelusuran lanjutan, polisi kembali menemukan jika tersangka lain, yakni Pa, masih sering keluar masuk unit kamar sewaan di Distrik Bade. Setelah melakukan pengintaian selama beberapa hari, polisi akhirnya menangkap Pa di Distrik Chungli dan menyerahkannya ke proses hukum.
Kejaksaan Taoyuan baru-baru ini telah menyelesaikan penyidikan dan mendakwa Pa atas dugaan percobaan pengangkutan narkotika, serta kepemilikan narkotika golongan satu dengan maksud untuk diedarkan, dan sejumlah dakwaan terkait. Polisi menegaskan akan terus memburu Sha beserta jaringan pemasok di hulu, serta menindak tegas kejahatan narkotika sesuai hukum guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pa (Foto: Kepolisian)