Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

AS, Jepang, Australia, dan Filipina Dorong Koridor Ekonomi Luzon, MOFA: Bersedia Bersama Mendorong Kemakmuran Indo-Pasifik

26/12/2025 16:10
Penulis & Editor: Aditya Nugraha
(Foto: 王照坤)
(Foto: 王照坤)

(Taiwan, ROC) -- Dalam dokumen penjelasan pascaperundingan “Rapat Konsultasi Tingkat Menteri AS-Australia / AUSMIN” yang digelar baru-baru ini, Amerika Serikat (AS) dan Australia sejak awal kembali menegaskan komitmen untuk memajukan kawasan Indo Pasifik yang bebas dan terbuka. Pada poin pertama, disebutkan jika Australia akan bersama AS, Filipina, dan Jepang mendorong pengembangan “Koridor Ekonomi Luzon / LEC”, sekaligus menegaskan jika proyek tersebut akan terus dilanjutkan.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan menyatakan bahwa selain secara aktif mendorong “Koridor Ekonomi Taiwan-Filipina” guna memperkuat pertukaran dan kerja sama bilateral, pihaknya juga akan memanfaatkan berbagai forum dan jalur komunikasi untuk terus bertukar pandangan dengan Jepang, serta bersama-sama memajukan berbagai inisiatif yang berkontribusi pada stabilitas dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik.

Proyek LEC diluncurkan pada KTT AS-Jepang-Filipina yang digelar pada April tahun lalu. Dalam rapat AUSMIN yang berlangsung awal Desember tahun ini, pemerintah Australia menyatakan komitmennya untuk bergabung dan bersama-sama mendorong proyek tersebut.

Dengan kata lain, proyek LEC tidak terhenti meskipun terjadi pergantian pemerintahan di AS, bahkan justru menambah mitra kerja sama baru.

LEC selalu mendapatkan perhatian tinggi dari pemerintah Taiwan. Sebagai bagian dari kebijakan diplomasi terpadu, pemerintah secara khusus meluncurkan “Koridor Ekonomi Taiwan-Filipina” untuk menghubungkannya dengan inisiatif tersebut.

Selain itu, Taiwan dan AS pada Agustus tahun ini membentuk delegasi peninjauan investasi dan perdagangan yang berkunjung ke Filipina untuk melakukan pertukaran. MOFA menyebut langkah ini sebagai perwujudan tujuan bersama kedua negara dalam mengembangkan proyek di negara ketiga.

Selain kerja sama Taiwan-AS, MOFA menyebutkan jika Taiwan dan Jepang merupakan negara dengan kesamaan pandangan yang sama-sama berada di Rantai Pulau Pertama. Oleh karena itu, Taiwan juga akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak Jepang mengenai berbagai isu terkait Koridor Ekonomi Taiwan-Filipina dan Koridor Ekonomi Luzon.

Setelah Parlemen Jepang memasuki masa reses minggu lalu, sesuai kebiasaan, beberapa anggota Dewan Perwakilan dan Dewan Majelis Tinggi membentuk delegasi untuk mengunjungi Taiwan, termasuk Koichi Hagiuda, selaku Sekretaris Jenderal Eksekutif Partai Demokratik Liberal (LDP), kemudian mantan Menteri Kehakiman, Keisuke Suzuki, Mantan Staf Khusus Perdana Menteri Akihisa Nagashima, mantan Wakil Menteri Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Hirofumi Takinami, serta mantan Menteri Luar Negeri Taro Kono yang mengunjungi Taiwan setelah 11 thaun, dan pernah mencalonkan diri sebagai Ketua Partai LDP.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解