(Taiwan, ROC) --- Menjelang Tahun Baru Imlek, permintaan jasa bersih-bersih profesional meroket hingga 80% sepanjang tahun ini, mengubah pekerjaan yang dulu dianggap remeh menjadi salah satu profesi paling laris dan menguntungkan. Namun, ada satu paradoks besar, meski bayaran per jam bisa menembus NT$1.000, menemukan tenaga kerja yang tersedia justru semakin sulit.
Salah satu platform pencari jasa melaporkan adanya lonjakan permintaan sebesar 33% hanya dalam sebulan terakhir. Fenomena ini menunjukkan pergeseran budaya yang signifikan, bersih-bersih rumah bukan lagi sekadar tugas, melainkan sebuah proyek besar yang kini banyak diserahkan kepada para ahli.
Tahun ini, trennya pun berubah. Bukan lagi sekadar menyapu dan mengepel, tiga layanan paling dicari adalah pembersihan rumah menyeluruh, jasa angkut barang besar untuk cuci gudang, dan yang paling mengejutkan, permintaan desinfeksi dan pembasmian hama yang naik hingga 30%.
Ini menandakan kesadaran masyarakat akan kesehatan lingkungan tempat tinggal yang semakin tinggi.
Lonjakan permintaan ini tentu saja mendongkrak harga. Jika pada hari biasa tarif per jam berkisar antara NT$400 hingga NT$800, kini di musim puncak harganya melambung hingga lebih dari NT$1.000. Untuk pekerjaan kelas berat seperti membersihkan kerak membandel di kamar mandi atau noda minyak tahunan di dapur, siapkan dana ekstra 20% hingga 50%.
Meskipun bayarannya sangat menggiurkan, bahkan bisa melampaui gaji harian pekerja kantoran, tetapi volume permintaan yang membludak membuat para penyedia jasa kewalahan.
Akibatnya, jadwal penuh dan tenaga kerja menjadi langka. Bagi masyarakat, pesannya jelas, jika Anda ingin rumah berkilau saat Imlek tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam atau berebut jadwal, pesanlah jasa bersih-bersih dari sekarang. Karena semakin dekat hari-H, harganya akan semakin mahal.