Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Nikah Diam-Diam Pegawai Negeri, Dinikahi Pria 17 Tahun Lebih Tua, Gadis Ini Diancam Dicoret dari Warisan Ratusan Juta NT$  

07/01/2026 15:22
Penulis & Editor: Yunus Hendry
Nikah Diam-Diam Pegawai Negeri, Dinikahi Pria 17 Tahun Lebih Tua, Gadis Ini Diancam Dicoret dari Warisan Ratusan Juta NT$ (PIXABAY)
Nikah Diam-Diam Pegawai Negeri, Dinikahi Pria 17 Tahun Lebih Tua, Gadis Ini Diancam Dicoret dari Warisan Ratusan Juta NT$ (PIXABAY)

Sebuah dilema keluarga yang melibatkan cinta, usia, dan harta warisan menghebohkan forum pengguna medsos di Taiwan, PTT. Seorang warganet membagikan kisah sepupunya, seorang pegawai negeri sipil berusia 30 tahun, yang nekat menikah secara resmi pada Mei 2024 tanpa restu dan sepengetahuan keluarga besarnya.

Pasangan yang dinikahinya juga seorang pegawai negeri, tetapi usianya 17 tahun lebih tua. Kabarnya, pria tersebut berasal dari daerah pedesaan Kaohsiung dengan kondisi keuangan yang dinilai biasa saja oleh keluarga sang gadis.

Petaka terjadi di akhir tahun 2025 ketika salah satu anggota keluarga mengetahui pernikahan rahasia tersebut. Reaksi mereka sangat keras. Mereka murka dan mengeluarkan ultimatum, putri mereka harus segera bercerai, jika tidak, aset keluarga berupa rumah dan tanah yang ditaksir bernilai antara NT$80 juta hingga NT$100 juta tidak akan diwariskan kepadanya.

Warganet yang memposting kisah ini merasa bingung dengan dilema yang dihadapi, apakah harus mengikuti kata hati atau perintah orang tua demi mempertahankan warisan bernilai fantastis.

Respons dari netizen pun terbelah tajam. Sebagian menyoroti bahwa ancaman harta adalah bentuk emotional blackmail yang tidak pantas. "Hidup dijalani sendiri, kenapa harus dikendalikan orang tua? Paling-paling tidak dapat warisan, andalkan diri sendiri saja," tulis seorang netizen.

Ada pula yang menyentil, "Di zaman sekarang, ambang batas untuk menikah dan punya anak sangat tinggi. Mau menikah saja sudah untung besar. Memaksa bercerai hampir sama dengan menghancurkan masa depan anak untuk menikah dan punya anak. Apakah ini benar-benar peduli pada kebahagiaan anak? Atau hanya peduli pada harga diri sendiri?"

Namun, beberapa komentar lain menyoroti aspek kepercayaan. "Tidak memberi tahu orang tua berarti anak tidak percaya pada orang tuanya. Sekarang setelah terungkap, orang tua juga tidak berniat berkomunikasi. Tidak heran anak itu menikah diam-diam," ujar netizen lain.

Meskipun demikian, banyak yang optimis, "Suami istri sama-sama pegawai negeri, kualitas hidup dasar mereka sudah lumayan. Tidak dapat warisan pun tidak masalah."

Sementara yang lain mengingatkan bahwa secara hukum, ada perlindungan warisan wajib di masa depan, sehingga ancaman orang tua mungkin tidak sepenuhnya mutlak.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解