Inilah saatnya! Misi suci tahunan untuk mengamankan tiket mudik Tahun Baru Imlek akan segera dimulai. Taiwan Railway Administration (TRA) telah mengumumkan strategi mereka untuk menghadapi masa mudik atau balik massal selama 12 hari, dengan menambah total 271 jadwal kereta tambahan.
Bagi jutaan orang di Taiwan, ini adalah sinyal dimulainya sebuah pertempuran sengit di medan perang digital, di mana kecepatan jari dan koneksi internet akan menentukan nasib pertemuan keluarga.
Pertempuran tiket ini akan dibagi menjadi tiga gelombang serangan yang krusial, dimulai tepat pada pukul 00.00 tengah malam:
Pertempuran untuk Jalur Timur. Ini adalah momen penentuan bagi mereka yang bertujuan ke Yilan, Hualien, dan Taitung. Semua tiket untuk jalur ini, termasuk kereta lintas jalur, akan dilepas ke publik.
2. Gelombang Kedua (14 Januari 2026, 00.00)
Fokus pertempuran bergeser ke Jalur Barat. Para pejuang tiket yang mengincar kota-kota di sepanjang pesisir barat Taiwan harus bersiap di depan layar mereka.
3. Gelombang Ketiga (15 Januari 2026, 00.00)
Pemesanan tiket dengan sistem nama asli (real-name system) untuk Jalur Timur akan dibuka, dikhususkan bagi warga dengan KTP berawalan U atau V, penduduk Hualien/Taitung, beserta keluarga inti mereka.
TRA juga mengumumkan beberapa aturan main penting, di antaranya layanan kursi bebas (non-reserved seat) pada kereta EMU3000 yang populer akan ditangguhkan selama periode ini, digantikan dengan penjualan terbatas 250 tiket tanpa kursi pada hari keberangkatan.
Para calon penumpang diimbau untuk mempersiapkan perlengkapan mereka, yakni memantau dengan menggunakan aplikasi 台鐵e訂通 atau situs web resmi, dan mempelajari jadwal keberangkatan yang telah dirilis.