Delegasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Federal Kanada melakukan kunjungan ke Taiwan, dan media asing melaporkan bahwa ada 2 anggota parlemen yang mengakhiri jadwal perjalanan mereka lebih awal di bawah saran pemerintah Kanada. Pada Selasa hari ini (13/1), Kementerian Luar Negeri (MOFA) menanggapi hal ini dengan menyatakan, sebagian anggota delegasi parlemen Kanada harus kembali ke negaranya lebih awal karena suatu alasan. Meski demikian, anggota lainnya tetap melanjutkan kunjungan sesuai dengan jadwal dan rencana yang telah ditetapkan.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney dijadwalkan mengunjungi Tiongkok pada Rabu besok (14/1). Laporan media asing menunjukkan bahwa 2 anggota parlemen Kanada yang berasal dari partai politik yang sama dengan Mark Carney mengakhiri jadwal kunjungan mereka di Taiwan lebih awal, dan juga menyatakan bahwa keputusan ini berasal dari saran pemerintah.
Juru Bicara MOFA, Hsiao Kuang-wei (蕭光偉), menyatakan bahwa MOFA senantiasa mendukung dan secara aktif memfasilitasi pertukaran serta interaksi antara parlemen Taiwan dengan Kanada. Sebagian besar anggota delegasi parlemen Kanada masih melanjutkan jadwal mereka di Taiwan.
Hsiao Kuang-wei mengatakan, "Dalam delegasi kunjungan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Federal Kanada kali ini, dikarenakan sebagian anggota harus kembali ke negaranya lebih awal karena suatu alasan, anggota lainnya tetap melakukan kunjungan sesuai dengan rencana jadwal yang telah ditetapkan."
Hsiao Kuang-wei menekankan bahwa Taiwan dan Kanada dalam beberapa tahun terakhir secara aktif memperluas berbagai kerja sama. Pihak kami juga menyambut baik sahabat dari berbagai kalangan untuk mengunjungi Taiwan, dan pada saat yang sama akan terus memperdalam pertukaran di berbagai bidang bersama dengan Kanada.