Wakil Presiden Hsiao Bi-khim kemarin sore (14/1) bertemu dengan delegasi dari “Center for International Private Enterprise (CIPE)” dan menyampaikan, Taiwan sangat menghargai kemitraan dengan CIPE. Hsiao juga menekankan bahwa pemerintah secara aktif memperkuat ketahanan rantai pasokan dan keamanan ekonomi, serta mempromosikan ketangguhan sosial, berharap dalam menghadapi tantangan global, mampu menjamin pertumbuhan ekonomi Taiwan yang berkelanjutan
Pers rilis dari Istana Kepresidenan menunjuk, Wapres Hsiao pertama-tama menyambut delegasi dan berfokus pada isu-isu terkait “ketangguhan”.
Wapres Hsiao lebih lanjut mengatakan, dunia saat ini sedang mengalami gejolak dan ketidakstabilan yang tinggi. Tatanan perdagangan global yang dikenal oleh masyarakat internasional sejak berakhirnya Perang Dingin telah mengalami perubahan signifikan selama beberapa dekade terakhir. Tantangan global, tekanan internal, pergeseran geopolitik, dan kemajuan teknologi yang pesat merupakan faktor-faktor kunci yang membentuk bagaimana Taiwan menanggapi peristiwa global, dan masyarakat Taiwan sedang belajar bagaimana membangun ketangguhan dalam menghadapi kesulitan dalam konteks ini.
Wapres Hsiao mengungkit, banyak tantangan yang dihadapi Taiwan, termasuk bagaimana setiap kalangan masyarakat bisa menikmati secara adil hasil pertumbuhan ekonomi, ini menggarisbawahi makna penting kunjungan delegasi tersebut. Pemerintah saat ini secara aktif menangani isu-isu penting seperti ketahanan dan keamanan rantai pasokan, sambil mempromosikan “partisipasi seluruh masyarakat” untuk memperkuat pertahanan nasional dan ketahanan nasional secara keseluruhan, dengan keamanan ekonomi sebagai komponen yang tak terpisahkan.
Terakhir, Wapres Hsiao mengucapkan terima kasih kepada anggota delegasi CIPE atas kunjungan mereka ke Taiwan. Delegasi tersebut termasuk anggota Kamar Dagang Amerika dari Jepang dan Finlandia, serta perwakilan sektor swasta dari Jepang, Filipina, dan Amerika Serikat. Ia menegaskan kembali bahwa Taiwan sangat menghargai kemitraan yang telah dibangunnya dengan CIPE selama bertahun-tahun.