Dalam peta kekuatan mobilitas global terbaru, Singapura sekali lagi menegaskan dominasinya. Paspor dari negara kota tersebut kembali dinobatkan sebagai yang terkuat di dunia, memberikan akses bebas visa ke 192 negara bagi warganya.
Sementara itu, Taiwan menunjukkan peningkatan yang solid dengan naik tiga peringkat ke posisi 33, kini dengan akses bebas visa ke 139 negara dan wilayah.
Laporan Henley Passport Index 2026, yang dirilis oleh firma konsultan global Henley & Partners, kembali menyoroti dominasi negara-negara Asia Timur dan Eropa di papan atas.
Jepang dan Korea Selatan berbagi posisi kedua dengan 188 tujuan bebas visa, sementara sejumlah negara Eropa seperti Denmark, Spanyol, dan Swedia menempati peringkat ketiga.
Salah satu cerita paling menarik dalam laporan tahun ini adalah lonjakan pesat Uni Emirat Arab (UEA). Dalam dua dekade terakhir, UEA berhasil menambah 149 tujuan bebas visa, sebuah pencapaian diplomatik luar biasa yang melontarkan peringkatnya 57 posisi ke peringkat ke-5 dunia.
Sebaliknya, Inggris mengalami penurunan terbesar dalam peringkat kali ini, kehilangan akses ke 8 negara dalam setahun.
Peringkat ini, yang mencakup 199 paspor dan 227 tujuan wisata, telah lama dianggap sebagai barometer penting untuk mengukur kekuatan dan kebebasan mobilitas internasional suatu negara.
Di ujung lain spektrum, paspor Afganistan masih berada di peringkat terbawah, dengan akses hanya ke 24 negara tanpa visa.