Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Menhan Menjelaskan Pengadaan Senjata Senilai NT$1,25 Triliun kepada Yuan Legislatif, Menekankan Kepatuhan terhadap Kebutuhan Militer

19/01/2026 17:20
Penulis & Editor: Maidin Hindrawan
Menhan Menjelaskan Pengadaan Senjata Senilai NT$1,25 Triliun kepada Yuan Legislatif, Menekankan Kepatuhan terhadap Kebutuhan Militer
Menhan Menjelaskan Pengadaan Senjata Senilai NT$1,25 Triliun kepada Yuan Legislatif, Menekankan Kepatuhan terhadap Kebutuhan Militer

(Taiwan, ROC) - Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Nasional Yuan Legislatif mengundang Menteri Pertahanan Wellington Koo untuk memberikan pengarahan khusus dan menjawab pertanyaan pada hari Senin (19 Januari) mengenai "Pelaksanaan Undang-Undang Khusus untuk Pengadaan Rencana Peningkatan Ketahanan Pertahanan dan Kemampuan Perang Asimetris" dan pengadaan senjata khusus senilai NT$1,25 triliun.

Terdapat minat publik mengenai apakah pembelian senjata senilai US$11,1 miliar dari AS yang diungkapkan pada 17 Desember tahun lalu juga mencakup item lain. Dalam wawancara sebelum pertemuan, Koo menyatakan, detail yang relevan tidak dapat diungkapkan sesuai preseden sebelum AS memberitahu Kongres, oleh karena itu pengarahan rahasia khusus diatur hari ini.

Koo menjelaskan bahwa di masa lalu, peraturan pengadaan senjata khusus hanya dijelaskan setelah diserahkan kepada komite untuk ditinjau. Namun, karena keterlambatan saat ini dalam pengajuan peraturan, pertemuan rahasia ini secara khusus diatur untuk berkomunikasi dengan para legislator.

Mengenai proporsi pengadaan militer, pengadaan komersial, dan persetujuan manufaktur dalam anggaran khusus, pengaturan lebih lanjut hanya dapat dilakukan setelah Yuan Legislatif menyetujui anggaran terkait, jelasnya.

Sementara perihal laporan bahwa partai oposisi Kuomintang (KMT) akan mengajukan versi terpisah untuk undang-undang pengadaan militer khusus, Koo mengatakan, "Kami berharap semua pendapat dari partai politik yang berlainan dapat dibahas dalam UU ini. Jika diperlukan amandemen, dapat dilakukan juga dalam UU ini. Seharusnya tidak usah mengajukan versi berbeda."

Menurut Koo, versi yang diusulkan oleh Kementerian Pertahanan Nasional (MND) didasarkan pada situasi musuh dan kebutuhan operasional saat ini, maka tidak perlu versi terpisah.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解