Dirjen Klimatologi Sentral (CWA) mengeluarkan peringatan seiring menguatnya pengaruh massa udara dingin kontinental. Suhu di seluruh Taiwan diperkirakan akan turun drastis, dengan cuaca dingin yang nyata dirasakan terutama di wilayah utara hingga tengah Taiwan, Yilan, dan Hualien. Puncak dingin diperkirakan terjadi pada hari ini (21/1) dan esok (22/1), dengan suhu terendah di beberapa dataran rendah berpotensi mencapai 8C.
Menurut analisis CWA, suhu terendah di wilayah barat Taiwan dan Yilan akan berkisar antara 11C hingga 13C, sementara beberapa area di utara Tainan hingga Hualien berpeluang mengalami suhu di bawah 10C.
Karena kelembapan udara yang tinggi, sensasi dingin akan terasa lebih menusuk. CWA secara khusus mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk wilayah pantai utara Keelung dan daerah pegunungan Taipei, yang mencakup Kota Keelung, Taipei, dan New Taipei.
Pakar cuaca di Taiwan Wu Der-rong (吳德榮) menyatakan bahwa kombinasi suhu rendah dan kelembapan yang tinggi membuka peluang terjadinya salju di pegunungan. Pegunungan tinggi di atas 3.000 meter serta pegunungan di utara dan Yilan di atas 2.000 meter, seperti Taipingshan dan Hehuanshan, berpotensi mengalami hujan salju ringan pada Rabu hari ini dan Kamis besok.
Massa udara dingin ini akan mulai melemah pada hari Jumat siang (23/1), dan cuaca diperkirakan akan membaik menjadi cerah dan stabil selama akhir pekan. Meskipun demikian, fenomena pendinginan radiasi akan membuat suhu pada pagi dan malam hari tetap terasa dingin, dengan perbedaan suhu siang-malam yang signifikan.
Masyarakat diimbau untuk senantiasa memperhatikan kehangatan dan mewaspadai potensi kerusakan akibat cuaca dingin pada sektor pertanian dan perikanan.