Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Zelensky Menunjuk Komponen Elektronik Taiwan Masuk ke Rusia, Presiden Lai: Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas

23/01/2026 13:38
Penulis & Editor: Aditya Nugraha
(Foto:X@ChingteLai)
(Foto:X@ChingteLai)

(Taiwan, ROC) -- Menanggapi tuduhan Presiden Ukraina Zelensky terkait komponen elektronik Taiwan mengalir ke Rusia, dalam wawancara pagi hari ini (23/1), Presiden Lai Ching-te menyampaikan, pihaknya meminta Zelensky untuk memberikan informasi yang relevan, Taiwan bersedia memperketat pengawasan terhadap ekspor komoditas melalui negara ketiga, dan ekspor terselubung yang bertujuan untuk mencegah komoditas masuk ke Rusia.

Dalam sambutan Presiden Ukraina Zelensky di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos Swiss, ia mempertanyakan komponen elektronik Taiwan yang mengalir masuk ke Rusia, karena hal ini memudahkan bagi Rusia untuk meneruskan produksi rudal dan perang.

Berkaitan dengan hal ini, Presiden Lai Ching-te pada hari ini (23/1) saat menghadiri acara pembukaan “Pameran Belanja Produk Elektronik dan Audio Visual 2026” menerima wawancara media dan Beliau menyampaikan, Taiwan berpihak kepada masyarakat Ukraina, Taiwan telah ikut bergabung dengan barisan Eropa, AS untuk memberikan sanksi kepada Rusia, juga bersama negara-negara sahabat memasuki Ukraina untuk memberikan bantuan kemanusiaan. Di masa mendatang perang berakhir, Taiwan selalu bersedia untuk bergabung dengan barisan Eropa dan AS untuk membantu rekonstruksi Ukraina.

Terkait apa yang disebutkan Zelensky tentang Taiwan, Presiden Lai berharap pihaknya bisa mendapatkan informasi relevan yang jelas, serta berjanji akan memperketat pembatasan. Presiden Lai Ching-te mengatakan, “Kami meminta Presiden Ukraina Zelensky untuk memberikan informasi ini kepada Taiwan, kami bersedia untuk memperketat pengawasan terhadap ekspor komoditas melalui negara ketiga dan ekspor terselubung, untuk menghindari komoditas masuk ke Rusia, bertujuan untuk melindungi Ukraina”.

Presiden Lai mengakhir pernyataannya dengan mendoakan agar Ukraina segera mendapatkan perdamaian, masyarakat Ukraina terbebaskan dari perang.

Presiden Lai menekankan, ada pemuda Taiwan yang berjuang membela Ukraina dan mengorbankan nyawanya, posisi Taiwan sangat jelas, “pemerintah kami tidak pernah toleransi dengan tindakan apapun yang membantu agresor atau melanggar embargo internasional dan peraturan pengendalian ekspor. Presiden Lai Ching-te mendoakan dengan tulus agar Ukraina segera mendapatkan perdamaian.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解