Presiden Lai Ching-te (賴清德), Senin hari ini (26/1) menerima rombongan Program Pertukaran Duta Muda Internasional tahun 2025 dan rombongan Program Pertukaran Kebijakan Baru ke Arah Selatan Duta Muda Pertanian.
Presiden menyatakan bahwa berinvestasi pada pemuda adalah berinvestasi pada masa depan. Tahun lalu sudah ada lebih dari 1.400 pemuda yang berpartisipasi dalam Program Dana Impian Luar Negeri 10 Miliar Pemuda.
Tahun ini pemerintah akan memperluas skala program, memberikan kesempatan kepada pemuda kurang mampu, dari daerah terpencil, dan lebih banyak pemuda lainnya untuk mewujudkan impian di luar negeri, dengan harapan menjadikan semangat menuju kancah internasional sebagai tujuan yang dapat dicapai oleh setiap pemuda Taiwan.
Saat menerima rombongan Program Pertukaran Duta Muda Internasional tahun 2025 dan rombongan Program Pertukaran Kebijakan Baru ke Arah Selatan Duta Muda Pertanian, Presiden Lai Ching-te pertama-tama mengapresiasi hasil memuaskan yang dibawa kembali oleh 47 duta muda dari kunjungan mereka, dan menganggap ini sebagai teladan terbaik bagi pemuda dalam membantu pemerintah mempromosikan diplomasi publik, membiarkan Taiwan menuju dunia, dan membiarkan dunia melihat Taiwan.
Presiden juga berterima kasih kepada Kementerian Luar Negeri (MOFA) dan Kementerian Pertanian (MOA) atas penyelenggaraan yang cermat. Selama lebih dari sepuluh tahun terakhir, total Duta Muda Internasional dan Duta Muda Pertanian telah melebihi 2.000 orang. Tahun lalu, demi mendorong pemuda pertanian yang memiliki identitas suku penduduk asli untuk berpartisipasi dalam program, untuk pertama kalinya digabungkan antara diplomasi penduduk asli dengan diplomasi pertanian, dengan mengatur duta muda pertanian untuk melakukan pertukaran ke negara pertanian besar yang memiliki budaya suku penduduk asli, yaitu Australia.
Presiden menyatakan bahwa setelah menjabat, Beliau secara aktif mempromosikan program ini. Tahun lalu sudah ada lebih dari 1.400 teman muda yang berpartisipasi dalam program impian ini, dan tahun ini pemerintah akan memperluas skala dan kuota program.
Presiden mengatakan, "Tahun ini, kami akan memperluas skala dan kuota program, agar program ini lebih dekat dengan kebutuhan teman-teman muda, dan juga memberikan lebih banyak kesempatan kepada anak-anak kurang mampu, dari daerah terpencil, suku penduduk asli, dan keluarga khusus untuk mewujudkan impian di luar negeri."
Pemerintah akan terus menggabungkan sumber daya kementerian terkait, mengubah semua pengalaman sukses menjadi platform yang lebih luas, membiarkan pengaruh Taiwan meluas ke berbagai bidang dan komunitas global, dan membiarkan dunia menjadi lebih baik karena aksi pemuda Taiwan.
Kepala Negara juga berharap setiap duta muda dapat menjadi duta Taiwan yang paling unggul, dan dengan lantang memberitahu dunia bahwa Taiwan adalah tempat yang baik yang bebas, demokratis, beragam, dan penuh vitalitas, serta dengan hangat mengundang mereka untuk mengunjungi Taiwan dan rasakan keindahannya.
Duta Muda Internasional Wu Jia-ying (吳佳穎) berbagi pengalaman kunjungannya. Dia menyatakan bahwa dirinya adalah Letnan Dua Komunikasi, Informasi, dan Elektronika Angkatan Laut aktif, yang saat ini sedang menempuh studi di Institut Pascasarjana Penerjemahan Universitas Normal Taiwan (NTNU). Kunjungan ini memberinya kesempatan untuk merasakan Pasifik dengan visi yang sama sekali berbeda.
Banyak duta muda dalam pidatonya berterima kasih atas Program Impian Luar Negeri 10 Miliar Pemuda yang dilaksanakan pemerintah. Mereka berpendapat bahwa program ini adalah dukungan terbaik bagi banyak pemuda yang rindu menjelajahi dunia, dan hasil kunjungan kali ini justru merupakan perwujudan bertahap yang paling indah dari program impian tersebut.