Kementerian Lingkungan pada hari Selasa ini (27/1) menggelar “Forum Aliansi Pemerintah Jangka Panjang Berkelanjutan 2026”,turut dihadiri Wakil Perdana Menteri Cheng Li-chun (鄭麗君) bersama wakil dari jajaran kabinet Kementerian diantaranya Kemendagri, Kementerian Transportasi, Kementerian Keuangan dan para wakil walikota dari berbagai pemerintah kabupatan/kota. Forum ini yang menitikberatkan pada isu-isu seperti pemetaan energi surya fotovoltaik, konservasi energi tingkat tinggi, peraturan efisiensi energi bangunan, dan tata kelola ketahanan lingkungan.
Dalam sambutannya, Wakil PM Cheng Li-chun menyampaikan, energi surya fotovoltaik adalah isu penting untuk transisi menuju nol emisi bersih tahun 2050. Fokus utama adalah memastikan perkembangan energi surya fotovoltaik yang stabil menyeimbangkan kepentingan publik dan komunikasi sosial. Selain mempromosikan energi surya fotovoltaik yang dipasang di tanah, pemerintah baru-baru ini secara aktif mempromosikan energi surya fotovoltaik di atap, yang diharapkan akan diimplementasikan pada Agustus. Menurut Kementerian Perekonomian, total jumlah panel surya atap yang dipasang oleh entitas sektor publik, termasuk perusahaan milik negara, dan yang direncanakan untuk pemasangan di masa mendatang, melebihi 1 GW (juta kilowatt). Instansi pemerintah akan menjadi percontohan.
Wakil PM Cheng LI-Chun mengatakan, di masa mendatang untuk kalangan swasta dengan lahan luas Pembangunan 1.000 meter persegi harus memasang panel surya atap, untuk mekanisme baru akan mulai diberlakukan pada Agustus mendatang, Kemendagri mendorong agar perumahan tua untuk memasang panel surya atap. Selain untuk menghindari agar atap perumahan tua tidak terjatuh dan menimbulkan musibah, sekaligus memanfaatkan ruang kosong dalam bangunan public untuk meningkatkan pasokan listrik, bisa memberikan banyak manfaat.
Wakil PM Cheng Li-chun secara khusus mengapresiasi Kementerian Perekonomian dan kalangan pebisnis atas upaya promosi hemat energi pada tahun lalu, dengan hasil capaian sebesar 106%, berhasil menghemat 108.95 juta KwH, setara dengan pemakaian listrik untuk 2,62 juta rumah tangga. Kementerian Perekonomian juga menyisipkan evaluasi (Energy Service Company, ESCO) dalam kalangan industri, mengusung berbagai program hemat energi, dan mengintegrasikan berbagai pengembangan teknologi dan pengawasan efisiensi energi cerdas, supaya dapat menggapai konservasi energi secara mendalam.
Wakil PM Cheng Li-chun mengatakan, “Nol Emisi, Selamatkan Bumi, Lakukan Penyesuaian untuk Lindungi Taiwan”, menghadapi perubahan cuaca ekstrem, dinilai tindakan penyesuaian terhadap cuaca sangat mendesak, Kementerian Lingkungan tengah mempelajari program penyesuaian nasional dan Menyusun panduan, agar kemajuan aspek ini dapat sejajar dengan internasional. Diantaranya, berkaitan dengan penyesuaian sumber air, “Kelompok Promosi Kelola Air dan Alirasn Sungai Berkelanjutan” Yuan Eksekutif telah mengusung rencana aksi 6 tahun, di kedepannya menjadikan tata kelola air tradisional ditingkatkan menjadi tata kelola nasional komprehensif, melalui aplikasi data dan keterhubungannya, untuk menginventarisir risiko bencana nasional, daerah berpotensi longsor di seluruh Taiwan, agar pengelolaan air semakin tepat. Ia berharap anggaran terkait dapat segera diloloskan Yuan Legislatif, sehingga memudahkan pemerintah untuk melakukan pengerjaan program tata kelola air dan perbaikannya.