Berkaitan dengan negosiasi tarif Taiwan-AS berhasil turun menjadi 15%, CEO NVIDIA Jensen Huang kemarin (2/2) saat diwawancarai menyampaikan, hasil ini sangat fantastic sekali, menunjukkan betapa pentingnya nilai strategis Taiwan bagi AS dan berharganya Taiwan kepada dunia.
Pekan lalu Jensen Huang berangkat ke Tiongkok, berlanjut ke beberapa tempat untuk menghadiri jamuan makan bersama karyawan di perusahaan cabang di Shanghai, Beijing dan Senzhen, kemarin pagi (2/2) terbang dari Senzhen, setelah transit di Hongkong, sekitar pukul 13:00 mendarat di Taiwan, setiba di bandara langsung menerima wawancara dari media.
Berkaitan dengan kesepakatan negosiasi tarif Taiwan-AS menjadi 15%, Jensen Huang mengatakan sangat bagus sekali, suatu hasil yang sangat menonjol, hasil perjanjian ini juga menunjukkan betapa pentingnya Taiwan bagi AS untuk menetapkan nilai strategisnya, dan betapa pentingnya Taiwan bagi dunia internasional, tidak hanya menunjukkan posisi kunci Taiwan dalam rantai pasokan global, tetapi juga membawa keuntungan substantif bagi kedua belah pihak.
Lebih lanjut Jensen Huang menambahkan, TSMC juga memainkan peran pentingnya dalam hal ini, sehingga dalam perjanjian tarif Taiwan-AS, bagi AS ini adalah suatu ajang kemenangan akbar, karena AS mendapat manfaat dari investasi Taiwan dan TSMC di AS.
Pembahasan tarif Taiwan-AS berakhir pada 15 Januari 2026, kedua belah pihak sepakat untuk menetapkan tarif timbal balik kepada Taiwan diturunkan menjadi sebesar 15% dan tidak menambahkan tarif Most Favored Nation (MFN) yang sudah ada, mendapat perlakuan yang paling menguntungkan sesuai dengan peraturan pasal 232 pada semikonduktor dan perluasan produknya, dan investasi dari pebisnis Taiwan senilai US$250 milyar ditambah dengan jaminan kredit pemerintah sebesar US$250 milyar melalui lembaga keuangan, diprediksikan perjanjian perdagangan timbal balik Taiwan-AS (ART) akan dilakukan dalam beberapa minggu mendatang.