Dirjen Klimatologi Sentral (CWA) mengimbau masyarakat untuk menikmati kenaikan suhu yang bersifat sementara dalam beberapa hari ke depan, seraya mempersiapkan diri menghadapi penurunan suhu drastis yang diperkirakan akan terjadi pada akhir pekan. Menurut CWA, mulai besok (4/2) hingga Jumat (6/2) siang, sebagian besar wilayah Taiwan akan menikmati cuaca cerah berawan dengan suhu yang berangsur menghangat.
Meskipun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan terhadap perbedaan suhu yang signifikan antara siang dan malam, khususnya di wilayah barat Taiwan.
Secara rinci, CWA memproyeksikan suhu di wilayah utara Taiwan akan berkisar antara 13C hingga 24C, sementara wilayah tengah Taiwan akan berada di rentang 15C hingga 26C, dan wilayah selatan Taiwan menikmati suhu antara 16C hingga 28C.
Namun, pola cuaca akan berbalik secara dramatis mulai Jumat malam. Kedatangan front cuaca yang diikuti oleh massa udara dingin yang kuat akan membawa perubahan cuaca menjadi lembap dan dingin secara signifikan dari utara ke selatan.
Puncak dari periode dingin ini diperkirakan akan terjadi pada Minggu malam (8/2) hingga Senin dini hari (9/2). Suhu terendah di dataran rendah bagian barat dan timur laut diprediksi akan anjlok hingga mencapai 9C hingga 11C. Wilayah Hualien dan Taitung akan sedikit lebih hangat dengan suhu terendah sekitar 12C hingga 13C. Efek pendinginan radiasi di beberapa lokasi bahkan berpotensi menurunkan suhu 1C hingga 2C lebih rendah dari perkiraan.
CWA menekankan bahwa intensitas massa udara dingin ini berpeluang meningkat hingga mencapai level gelombang dingin. Jika kombinasi suhu dan kelembapan terpenuhi, pegunungan dengan ketinggian di atas 2.000 meter di utara dan di atas 3.000 meter di wilayah tengah Taiwan berpotensi mengalami turun salju pada akhir pekan. Setelah itu, gelombang udara dingin lain juga diperkirakan akan tiba pada Rabu pekan depan, meskipun intensitasnya masih dalam pemantauan.