(Taiwan, ROC) – Banyak orang setelah memasuki dunia kerja biasanya akan menyiapkan angpao (紅包) untuk orang tua. Seorang perempuan baru-baru ini membeberkan jika dirinya baru saja lulus dan telah mulai bekerja selama enam bulan, dengan gaji hanya sebesar NT$29.500.
Namun, lantaran Tahun Baru Imlek sebentar lagi tiba, dirinya pun penasaran “Sebenarnya, berapa nominal uang yang perlu dipersiapkan untuk angpao?”.
Melalui unggahan di jejaring Dcard, perempuan tersebut mengemukakan jika dirinya baru saja lulus dan telah mulai bekerja selama enam bulan, dengan gaji hanya sebesar upah minimum. Meskipun makan dan tinggal di rumah orang tua sehingga bisa menghemat banyak biaya hidup, tetapi setiap bulan dirinya tetap menyisihkan sepertiga gaji untuk membantu keperluan rumah tangga.
Karena itu, saat mempersiapkan “angpao” untuk Tahun Baru Imlek, dirinya pun merasa bingung... Jikalau terlalu sedikit takut membuat orang tuanya kecewa, tetapi jika terlalu banyak dirinya pun tidak sanggup dan sulit untuk menabung. Akhirnya ia memutuskan untuk mencari saran secara online, dan bertanya: “sebenarnya, berapa nominal uang yang perlu dipersiapkan untuk angpao?”
Menanggapi hal ini, banyak netizen yang memberikan komentar, “Hanya saya yang hanya memberikan NT$600 ya..?”, “Saya biasanya cuma NT$1600, haha”, “Saya berencana memberikan NT$1200 untuk nenek, NT$600-1200 untuk ayah.
Di antara mereka, lebih banyak yang merekomendasikan satu orang sebesar NT$3600, “kalau saya di posisimu, satu orang NT$6000, dua orang NT$3600. Lagipula kalau pun tidak bisa menabung, jujur saja ini bukanlah soal berapa banyak angpao yang diberikan”, “Sekedar referensi, saya baru kerja biasanya memberikan sebesar NT$2000-3600”, “Saya selalu memberikan NT$3600/orang, dan ini tidak pernah berubah”.
Banyak pula netizen yang menyarankan perempuan itu untuk menyesuaikan “isi angpao” dengan “kondisi finansialnya” sendiri, seperti: “Berikan sesuai kemampuanmu saja. Kalau orang tua banyak komentar dan bilang “uang berbakti” tidak usah diberikan, maka angpao Imlek bisa diberikan sedikit lebih banyak”, “Disarankan dari awal tidak perlu memberi terlalu banyak, lagipula masih lama bekerja, nanti bakal sulit untuk menyesuaikan jumlahnya”, dan juga “Lihat kondisi keluargamu, saya dulu menerima berapa, maka saya akan memberi sebanyak itu juga”, “Berikan sesuai kemampuan”.