(Taiwan, ROC) - Thailand mengadakan pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada hari Minggu (8 Februari). Partai Bhumjaithai, yang dipimpin oleh Perdana Menteri petahana Anutin Charnvirakul, menjadi partai terbesar dan siap membentuk pemerintahan koalisi untuk melanjutkan pemerintahan.
Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan menyatakan pada hari Senin (9 Februari) bahwa Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) telah menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada Thailand atas keberhasilan penyelenggaraan pemilihan DPR, dan menginstruksikan Kantor Perwakilan Ekonomi dan Kebudayaan Taipei di Thailand untuk mengirimkan pesan ucapan selamat kepada pemerintah Thailand dan para pejabat terpilih atas nama pemerintah.
MOFA menekankan bahwa Taiwan dan Thailand telah lama menikmati pertukaran yang erat dalam perdagangan, investasi, pariwisata, budaya, dan pendidikan, dan merupakan mitra penting satu sama lain. Dalam beberapa tahun terakhir, di bawah kerangka Kebijakan Menuju Selatan Baru, kerja sama bilateral terus diperdalam, dengan pertukaran antar masyarakat yang semakin sering dan hasil yang bermanfaat.
MOFA menyatakan bahwa Taiwan berharap untuk terus menjunjung tinggi prinsip-prinsip diplomasi komprehensif yang pragmatis dan saling menguntungkan berdasarkan kerja sama baik yang ada, dan untuk lebih memperdalam kerja sama substantif dengan pemerintah dan parlemen Thailand yang baru untuk bersama-sama mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran regional.
Menurut statistik awal dari media Thailand, Partai Bhumjaithai memenangkan hampir 200 kursi, mengamankan keunggulan yang signifikan. Perdana Menteri petahana dan calon perdana menteri dari partai tersebut, Anutin Charnvirakul, menyatakan kemenangan dalam suatu konferensi pers pada Minggu malam.
Dalam sebuah wawancara dengan Kantor Berita Pusat (CNA) usai konferensi pers, ketika ditanya tentang kemungkinan kerja sama antara Thailand dan Taiwan di bidang ekonomi dan teknologi, Anutin menjawab, "Kami akan mengikuti kode etik kami. Thailand memiliki kode etik dalam hubungan internasional," namun tidak menjelaskan secara rinci isi spesifik dari "kode etik" yang dimaksud dalam jawabannya.
Sebelumnya, Rachada Dhnadirek, anggota senior Partai Bhumjaithai yang bertanggung jawab atas urusan luar negeri, pernah mengatakan bahwa jika Partai Bhumjaithai tetap berkuasa, mereka akan menjaga hubungan persahabatan dengan Taiwan, terutama di bidang ekonomi dan teknologi. Dan ketika ditanya tentang pendiriannya mengenai isu-isu lintas selat, Rachada mengatakan, "Thailand berharap akan perdamaian."
Untuk diketahui, proses penghitungan suara untuk pemilihan umum Thailand masih berlangsung, dan hasil resmi diperkirakan dirilis paling lambat Senin malam.