Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Undang Kepala Lima Yuan Minum Teh Usai Imlek, Presiden: Berharap Ubah Perbedaan Jadi Persatuan

11/02/2026 13:40
Penulis & Editor: Yunus Hendry
Undang Kepala Lima Yuan Minum Teh Usai Imlek, Presiden: Berharap Ubah Perbedaan Jadi Persatuan (Istana Kepresidenan)
Undang Kepala Lima Yuan Minum Teh Usai Imlek, Presiden: Berharap Ubah Perbedaan Jadi Persatuan (Istana Kepresidenan)

Presiden Lai Ching-te (賴清德) berencana mengundang Kepala Lima Yuan untuk jamuan teh setelah Tahun Baru Imlek, dengan harapan mendorong komunikasi antara pemerintah dan oposisi serta membangun konsensus. Presiden Lai menyatakan bahwa ia tidak akan membicarakan topik atau misi jamuan teh ini terlebih dahulu, membiarkan semuanya berjalan secara alami. Beliau berharap selama masa Tahun Baru Imlek semua orang saling berbicara hal baik dan melakukan banyak hal baik untuk negara. Ia juga berharap setelah jamuan teh, perbedaan dapat diubah menjadi persatuan, dan permusuhan menjadi persahabatan.

Ketua Yuan Legislatif, Han Kuo-yu (韓國瑜), sebelumnya mengungkapkan bahwa Presiden Lai Ching-te akan mengundang Kepala Lima Yuan untuk jamuan teh setelah Tahun Baru Imlek. Istana Kepresidenan juga membenarkan hal ini, menekankan bahwa saat ini Taiwan sedang menghadapi berbagai tantangan situasi dalam dan luar negeri. Meskipun posisi antarpartai mungkin berbeda, tetapi negara hanya ada satu. Presiden dengan tulus berharap Lima Yuan dapat meningkatkan komunikasi, membangun konsensus, serta bergandengan tangan melakukan hal baik untuk negara dan menyelesaikan masalah bagi rakyat.

Presiden Lai Ching-te bersama para panglima tiga angkatan bersenjata mengadakan konferensi pers "Anggaran Khusus Pertahanan untuk Menjaga Taiwan yang Demokratis". Media bertanya apakah undangan jamuan teh kepada Kepala Lima Yuan menandakan komunikasi aktif dengan partai oposisi, dengan harapan anggaran umum tahun ini dan peraturan anggaran khusus pertahanan dapat segera disahkan.

Presiden Lai menanggapi bahwa karena pada undangan sebelumnya Han Kuo-yu merasa agak kesulitan dan berharap mendapatkan mandat dari setiap partai, maka kali ini pihak istana tidak akan secara khusus menekankan misi jamuan teh tersebut.

Presiden juga menyinggung bahwa ia melihat Han Kuo-yu telah menyatakan kepada publik harapannya dalam jamuan teh untuk meredakan perbedaan pendapat antara pemerintah dan oposisi, dan ia juga berharap dapat mencapai tujuan tersebut.

Presiden mengatakan, "Beliau ingin menggunakan kata yang disebut masalah besar diubah menjadi kecil, masalah kecil diubah menjadi tiada, dan juga mengubah nasib buruk menjadi baik. Dasar ini juga bagus. Mungkin setelah jamuan teh, apakah kita bisa mencapai apa yang disebut mengubah kesalahpahaman menjadi pemahaman, lalu mengubah perbedaan menjadi persatuan, mengubah keuntungan pribadi kecil menjadi keuntungan negara yang besar, dan mengubah permusuhan menjadi persahabatan. Mari kita semua berusaha bersama."

Mengenai perhatian publik terhadap detail pengaturan jamuan teh, Istana Kepresidenan sebelumnya menyatakan bahwa Presiden dengan tulus menyambut kehadiran Kepala Lima Yuan. Namun, mengingat kesibukan tugas masing-masing, waktu terkait masih menunggu koordinasi dan pengaturan lebih lanjut. Diharapkan acara dapat berlangsung lancar pada waktu yang tepat setelah liburan Tahun Baru Imlek, mengubah perbedaan pendapat menjadi konsensus, dan membuat jalannya pemerintahan konstitusional menjadi lebih lancar.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解