Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Baterai di Dalam Egg Tart, Biro Kesehatan Pemkot Kaohsiung: Pelaku Usaha Dikenakan Sanksi dan Diproses Secara Hukum 

12/02/2026 10:09
Penulis & Editor: Amina Tjandra
Petugas biro kesehatan melakukan penyelidikan di restoran cepat saji di Distrik Nanzih, Kaohsiung. (foto: Biro Kesehatan Pemkot Kaohsiung)
Petugas biro kesehatan melakukan penyelidikan di restoran cepat saji di Distrik Nanzih, Kaohsiung. (foto: Biro Kesehatan Pemkot Kaohsiung)
Ada Baterai Dalam Egg Tart, Biro Kesehatan Pemkot Kaohsiung: Pelaku Usaha Dikenakan Sanksi dan Diproses Secara Hukum (sumber: CNA)
Ada Baterai Dalam Egg Tart, Biro Kesehatan Pemkot Kaohsiung: Pelaku Usaha Dikenakan Sanksi dan Diproses Secara Hukum (sumber: CNA)

Seorang warganet melalui platform jejaring sosial, mengeluhkan ada sebuah baterai di dalam kue (egg tart) yang dibeli dari restoran cepat saji di distrik Nanzih, Kaohsiung. Biro Kesehatan segera melakukan penyelidikan, dan mengkonfirmasi bahwa baterai tersebut disebabkan oleh salah satu karyawan yang tidak sengaja menjatuhkan timer, dan baterai timer ke dalam produk makanan tersebut. Akibat kelalaian dari pihak perusahaan maka akan dikenakan denda NT$60.000 ke atas dan kejadian akan diserahkan ke kantor kejaksaan untuk diselidiki lebih lanjut. 

Seorang warganet memposting foto baterai di dalam kue tart telur di platform media sosial Threads. Dalam tulisannya membeberkan bahwa anggota keluarganya membeli kue (egg tart) tersebut dan bermaksud memanaskannya di microwave sebelum dimakan, akan tetapi kemudian karena malas menunggu lama, maka langsung dimakan, saat makan, melihat ada bagian hitam, semula mengira adalah mochi gula merah, tetapi setelah dilihat dengan cermat, ternyata adalah sebuah baterai, membuatnya sangat terkejut dan berkata, “untung tidak dipanaskan ke dalam microwave, kalau iya, maka saya sudah tidak memiliki rumah lagi!”.

Biro Kesehatan Kota Kaohsiung mengatakan pihaknya telah mengutus petugas untuk menyelidiki, dan toko tersebut mengakui adanya kelalaian dalam prosedur operasionalnya, yang menyebabkan benda asing secara tidak sengaja masuk ke dalam produk. Lebih lanjut, dikarenakan karyawan tidak membuang seluruh produk makanan sesuai dengan SOP, maka hal ini melanggar Undang-Undang Pengelolaan Keamanan dan Sanitasi Pangan pasal 15, dan akan dikenakan denda sebesar NT$60.000 - NT$200 juta dan kasus ini disampaikan ke kantor kejaksaan untuk ditindaklanjuti.

Biro Kesehatan mendesak perusahaan untuk memperkuat pendidikan dan pelatihan karyawan mereka serta meningkatkan manajemen kebersihan pangan untuk melindungi hak konsumen. Berkaitan dengan keluhan konsumen, masyarakat dapat meminta bantuan dari Pusat Perlindungan Konsumen Pemerintah Kota atau menghubungi hotline 1950, apabila ada masalah kebersihan makanan, hal tersebut dapat dilaporkan ke Biro Kesehatan.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解