Menanggapi pengesahan Undang-Undang Perlindungan Taiwan (PROTECT Taiwan Act) oleh Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) mengunggah tulisan di platform media sosial untuk berterima kasih kepada anggota Kongres Amerika Serikat yang mengajukan dan mendukung rancangan undang-undang ini.
Ia menekankan bahwa pencapaian ini kembali menunjukkan dukungan kuat lintas partai Kongres Amerika Serikat terhadap keamanan dan ketahanan demokrasi Taiwan, serta berharap Taiwan dan Amerika Serikat terus bergandengan tangan menjaga perdamaian dan membangun kemitraan yang lebih tangguh.
Menteri Lin Chia-lung menyatakan bahwa nama lengkap undang-undang tersebut adalah Pressure Regulatory Organizations To End Chinese Threats to Taiwan Act. Singkatan bahasa Inggrisnya, PROTECT, berarti melindungi, yang menunjukkan kecerdikan para anggota Kongres yang bersahabat dengan Taiwan dalam merancang nama undang-undang tersebut.
Lin Chia-lung menunjukkan bahwa isi utama Undang-Undang Perlindungan Taiwan adalah jika keamanan, sistem sosial, atau ekonomi rakyat Taiwan menghadapi ancaman akibat tindakan Tiongkok, maka Amerika Serikat harus mendorong dalam lingkup semaksimal mungkin untuk mengeluarkan Tiongkok dari G20, Bank Penyelesaian Internasional (BIS), Komite Basel tentang Pengawasan Perbankan, dan mekanisme keuangan serta pengawasan internasional penting lainnya.
Kongres dan departemen eksekutif Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir terus memperdalam kemitraan Taiwan-Amerika Serikat dengan tindakan nyata, termasuk pengesahan Undang-Undang Jaminan Taiwan pada akhir tahun lalu yang ditandatangani dan diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Selain itu, Dialog Kemitraan Kemakmuran Ekonomi keenam telah berakhir dengan sukses dan menandatangani pernyataan bersama, membangun kemitraan simbiosis yang lebih erat, dan diperkirakan juga akan segera menandatangani perjanjian perdagangan timbal balik Taiwan-Amerika Serikat.
Lin Chia-lung berterima kasih kepada otoritas eksekutif dan legislatif Amerika Serikat atas dukungan, kepercayaan, dan perhatian mereka terhadap Taiwan. Ia juga berharap kedua negara terus bergandengan tangan menjaga perdamaian, menciptakan kemakmuran bersama, dan membangun kemitraan yang lebih tangguh.