Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Українська Panduan website

Pola Makan Berantakan Selama Liburan Imlek, Waspadai Perut Kembung, Sembelit dan Gangguan Saluran Pencernaan

19/02/2026 13:11
Penulis & Editor: Amina Tjandra
Pola Makan Berantakan Selama Liburan Imlek, Waspadai Perut Kembung, Sembelit dan Gangguan Saluran Pencernaanran Pencernaan. (foto: AI)
Pola Makan Berantakan Selama Liburan Imlek, Waspadai Perut Kembung, Sembelit dan Gangguan Saluran Pencernaanran Pencernaan. (foto: AI)

Selama perayaan tahun baru Imlek, jamuan makan besar silih berganti, maka hal yang sering dihadapi adalah masalah pencernaan mulai dari perut kembung, sembelit, dan ketidaknyamanan lambung. Ahli gizi menunjuk, mengatur urutan makan yang benar dan membiasakan gaya hidup sehat tidak hanya bisa meringankan beban pencernaan, tetapi juga membantu menstabilkan gula darah, mencegah krisis kesehatan setelah liburan Imlek.

Urutan makan dapat memengaruhi pencernaan dan perubahan gula darah, oleh karena itu, Ahli Gizi Huang Yi-han(黃意涵) menyarankan, konsumsi sayuran dan protein terlebih dahulu, baru kemudian asup makanan bertepung. Dengan cara ini, beban pencernaan bisa berkurang dan gula darah tidak mudah melonjak drastis, sehingga terhindar dari rasa kembung atau kantuk setelah makan.

Selain itu, mengunyah makanan dengan perlahan adalah prinsip dasar. Huang Yi-han secara khusus mengingatkan satu kebiasaan yang mudah diabaikan, makan sambil berbicara. Selama perayaan tahun baru Imlek, mulai dari makan malam bersama keluarga hingga berkunjung ke rumah sanak saudara, memang menyenangkan, akan tetapi, berbicara dan tertawa saat makan dapat membuat kita menelan terlalu banyak udara, sehingga meningkatkan risiko perut kembung.

Terkait permasalahan sembelit yang umum terjadi, Huang Yi-han menyarankan, penyesuaian bisa dilakukan dari 3 poin utama diantaranya: pertama-tama, asupan cairan yang cukup, meskipun konsumsi sayur sudah banyak, jika kurang asupan air putih maka bisa menyebabkan feses keras sehingga mengalami sembelit. Asupan air harian yang disarankan adalah sekitar 30-40 kali lipat dari berat badan, misalkan orang dewasa dengan berat 60 kg, diperlukan sekitar 1800-2400 ml air putih.

Kedua, konsumsi makanan berserat yang cukup. Serat dalam sayuran dapat merangsang gerak usus, membantu buang air besar. Ketiga, asupan lemak berkualitas yang cukup, seperti minyak zaitun, minyak camellia, minyak alpukat, yang dapat membantu "melumasi" saluran pencernaan.

Huang menyebutkan, jika sembelit parah, bisa mencoba minum 5-10 cc minyak zaitun saat perut kosong di pagi hari. Akan tetapi, efek yang dihasilkan bisa berbeda pada tiap orang, sebagian orang bahkan mungkin bisa diare, jadi perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Saat kumpul bersama selama perayaan tahun baru imlek umumnya tidak terlepas dari konsumsi minuman beralkohol. Huang Yi-han menegaskan, jangan mengasup minuman beralkohol dalam kondisi perut kosong. “Alkohol itu sudah bersifat iritatif, diminum saat perut kosong mudah menyebabkan sakit perut dan refluks asam lambung”. Ia menekankan, jika ingin minum alkohol, harus makan terlebih dahulu. Yang lebih perlu diwaspadai, alkohol tinggi kalori, sekitar 7 kalori per gram, “lebih tinggi dari karbohidrat”, sedangkan asupan minuman koktail, karena ditambah sirup dalam jumlah banyak, maka kalorinya sangat tinggi. “Semakin murni alkoholnya, semakin baik, namun akan lebih baik lagi jika tidak minum sama sekali”.

Makanan manis, asin, dan berlemak tinggi saat menikmati hidangan perayaan tahun baru imlek, maka asupan air putih sangatlah penting. Huang Yi-han mengingatkan, minuman isotonik tidak bisa menggantikan air putih. “Minuman olahraga digunakan untuk mengganti gula dan elektrolit setelah banyak berkeringat, minuman ini sama saja dengan mengasup minuman manis, akan menjadi beban bagi tubuh.

Huang menekankan, mengasup air bukan dilihat dari jenis minuman, tetapi “jumlah yang mencukupi”, agar saluran pencernaan dapat beristirahat dengan baik, dengan demikian selama liburan Imlek, tubuh tidak terganggu oleh masalah pencernaan.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解
00:00
00:00
0.5x 1x 1.5x 2x