Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Surat Pengadaan 3 Persenjataan AS untuk Taiwan Akan Berakhir, Wellington Koo Berharap Wewenang Kemenhan Segera Disetujui Yuan Legislatif

24/02/2026 15:14
Penulis & Editor: Farini Anwar
Menteri Pertahanan Wellington Koo menyampaikan,  berharap mendapat persetujuan dari Yuan Legislatif, terlebih dahulu melakukan penandatanganan surat penawaran AS, agar pengadaan senjata tidak tertunda. (Foto: R)
Menteri Pertahanan Wellington Koo menyampaikan, berharap mendapat persetujuan dari Yuan Legislatif, terlebih dahulu melakukan penandatanganan surat penawaran AS, agar pengadaan senjata tidak tertunda. (Foto: R)

Surat penawaran pembelian 3 jenis persenjataan Taiwan dengan AS termasuk howitzer M109A7 akan berakhir pada 15 Maret, berkaitan dengan hal ini, Menteri Pertahanan Wellington Koo pada hari Selasa ini (24/2) mengatakan, meskipun peraturan pembelian senjata khusus telah diloloskan, akan tetapi alokasi anggaran terkait juga sulit diselesaikan dalam batas waktu tersebut, oleh karena itu, berharap mendapat persetujuan dari Yuan Legislatif, terlebih dahulu melakukan penandatanganan surat penawaran AS, agar pengadaan senjata tidak tertunda.

 

Sidang baru Yuan Legislatif secara resmi berlangsung pada tanggal 24 Februari 2026, baru-baru ini partai berkuasa dan oposisi berharap agar anggaran pertahanan ditinjau terlebih dahulu. Dikarenakan surat penawaran 3 jenis persenjataan termasuk howitzer M109A7 akan berakhir pada tanggal 15 Maret, membuat masyarakat luar merasa kuatir jika anggaran dana terkait tidak diloloskan sesuai dengan waktu yang diharapkan, yang mana akan memengaruhi garis waktu persiapan pengembangan kekuatan tempur nasional. Menhan Wellington Koo mengatakan, berharap agar mengutamakan otorisasi dari Yuan Legislatif untuk penandatanganan surat penawaran.

 

Menhan Wellington Koo menjelaskan, meskipun telah meloloskan anggaran pertahanan khusus senilai NT$1,25 triliun versi Yuan Eksekutif, tetapi masih memerlukan waktu untuk revisi anggaran khusus, mungkin akan terlambat karena batas waktu penyelesaian akan berakhir pada 15 Maret, oleh karena itu berharap Yuan Legislatif memberikan wewenang kepada Kemenhan, untuk menandatangani surat penawaran ini. Menhan Wellington Koo mengatakan, “Dikarenakan peraturan harus disusun terlebih dahulu baru dapat meloloskan dana anggaran, maka sebelum anggaran diloloskan, kami berharap adanya kemungkinan dari Komite Pertahanan dan Diplomasi Yuan Legislatif memberikan wewenang kepada Kemenhan, untuk melakukan penandatangan surat penawaran 3 persenjataan dengan AS, setelah mendapat persetujuan dari Yuan Legislatif, maka tidak akan tertunda.” 

 

Selain itu, Ketua Partai Kuomintang Cheng Li-wen baru-baru ini menyampaikan, selanjutnya pihaknya akan memandu isi pengadaan militer, serta mengusung pengadaan pertahanan khusus versi Kuomintang, juga akan berkomunikasi dengan AS. Menhan Wellington Koo malah menilai, berkaitan dengan pengadaan militer menjadi urusan Kemenhan untuk berkomunikasi dengan pemerintah administratif AS, sedangkan penghubung Taiwan adalah Kementerian Pertahanan, lagipula pengadaan militer telah disesuaikan dengan evaluasi kebutuhan pertahanan nasional Taiwan, maka dari itu diharapkan mengutamakan versi Yuan Eksekutif.

 

Menhan Wellington Koo mengatakan, “Pihak AS baik dari Gedung Putih, Kongres maupun Kementerian Pertahanan, mereka sangat yakin dengan anggaran pertahanan khusus senilai 1,25 trilyun dolar, ini adalah negosiasi dengan pihak AS, yang disusun berdasarkan kebutuhan operasional pertahanan Taiwan, maka kami masih berharap mengadopsi rencana komprehensif versi Yuan Eksekutif, untuk mempertimbangkan bagaimana membangun kekuatan yangg dibutuhkan di masa depan”.

 

Berkaitan dengan partai oposisi beberapa hari lalu pernah menyatakan, “pasti tidak meloloskan anggaran pertahanan khusus versi Yuan Eksekutif”, Menhan Wellington Koo mengimbau agar partai berkuasa dan oposisi bersikap rasional dalam menghadapinya, dan menekankan membangun kekuatan pertahanan nasional tidak membedakan partai manapun, berkaitan dengan anggaran khusus masih belum dibahas, maka semestinya tidak berasumsi dulu.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解