Sebuah keajaiban langit yang sangat langka akan menghiasi malam perayaan Festival Yuan Xiao (Cap Go Meh) tahun ini. Planetarium Kota Taipei mengumumkan bahwa fenomena Gerhana Bulan Total akan terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026, bertepatan dengan malam bulan purnama Festival Yuan Xiao. Momen ini menjadi semakin istimewa karena merupakan kesempatan terakhir untuk menyaksikan Blood Moon di Taiwan sebelum tahun 2028, dan kebetulan serupa baru akan terulang lagi pada tahun 2072.
Masyarakat di seluruh Taiwan akan dapat menyaksikan fenomena spektakuler ini dengan mudah, cukup dengan menengadah ke arah langit timur. Proses gerhana akan dimulai saat bulan terbit pada pukul 17.50, di mana bulan akan tampak sudah sebagian tertutup bayangan bumi. Puncak acara, yaitu fase gerhana total yang mengubah bulan menjadi merah pekat, akan dimulai pada pukul 19.04 dan berlangsung selama kurang lebih 59 menit.
Selain keindahannya yang memukau, fenomena Blood Moon ini juga memiliki makna ilmiah yang mendalam. Warna merah gelap pada bulan saat gerhana total terjadi akibat pembiasan sinar matahari oleh atmosfer bumi.
Kedalaman warna merah tersebut dapat menjadi indikator tingkat kebersihan atmosfer, semakin banyak partikel debu atau abu vulkanik di udara, maka warna bulan akan tampak semakin gelap dan misterius.
Fenomena ini tidak hanya menjadi tontonan visual yang menakjubkan, tetapi juga menjadi bukti intuitif bahwa bentuk bumi adalah bulat. Planetarium mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan sekali seumur hidup ini, menjadi sebuah perpaduan sempurna antara tradisi budaya dan keajaiban astronomi yang baru akan dapat disaksikan kembali oleh generasi berikutnya.