Amerika Serikat dan Israel bergandeng tangan menyerang Iran, perang Timur Tengah ini juga berdampak pada perjalanan wisata warga Taiwan ke sana, seperti pusat transportasi penting Bandara Dubai, banyak jadwal perjalanan rombongan wisata yang menjadi kacau karenanya. Ditjen Pariwisata Taiwan hari ini (1/3) menyampaikan, ada sekitar 28 rombongan wisata yang terdampak saat ini, sehingga biro perjalanan harus menanggung tambahan atau biaya harus dikeluarkan wisatawan karenanya, bagi wisatawan yang belum diberangkatkan juga dapat mengajukan pengembalian uang berdasarkan peraturan yang berlaku.
Meledaknya perang Timur Tengah yang juga berdampak pada pusat transportasi penting yaitu Bandara Dubai, sehingga banyak jadwal perjalanan wisata yang terdampak, seperti tidak sedikit jadwal penerbangan di Bandara Taoyuan yang dibatalkan.
Ditjen Pariwisata menyampaikan, berdasarkan informasi yang ditanyakan kepada pihak berkaitan, hingga saat ini diketahui ada sekitar 773 wisatawan dari 28 rombongan wisata yang terdampak (termasuk perjalanan ke dan kembali), Ditjen Pariwisata telah meminta biro perjalanan wisata untuk melakukan tindakan tanggapan yang tepat untuk mengurangi dampak terhadap rombongan wisata yang ada.
Ditjen Pariwisata mengemukakan, rombongan wisata ke Timur Tengah atau Eropa yang terdampak karena ditutupnya zona udara Timur Tengah atau dibatalknya jadwal penerbangan, ini dimasukan masalah yang tidak dapat dibebankan pada kedua belah pihak, Wisatawan yang membatalkan perjalanan wisata keluar negerinya mengajukan pengembalian pembayaran perjalanan wisata setelah dikurangi dengan biaya yang perlu untuk dibayarkan berdasarkan peraturan kontrak perjalanan luar negeri standar Taiwan poin ke-14 yang berlaku, atau wisatawan juga dapat bernegosiasi dengan biro perjalanan wisata untuk penangguhan waktu keberangkatan. Semnetara bagi wisatawan yang harus tinggal di tempat karena situasi yang ada, maka berdasarkan peraturan, pihak biro perjalanan harus menanggung biaya tambahan bersangkutan atau apabila ada pengurangan biaya maka harus mengembalikan pada wisatawan.
Asosiasi Jaminan Kualitas Perjalanwan Wisata (Travel Quality Assurance Association/TQAA) juga menyampaikan, karena pengaruh situasi sehingga ada wisatawan yang terdampar, maka biro perjalanan wisatawan bersangkutan wajib mengatur akomodasi, makanan dan lainnya. TQAA juga mengingatkan, bagi wisatawan mandiri, apabila menghadapi masalah di luar negeri, maka dapat menghubungi saluran khusus layanan wisatawan di luar negeri 0800-085-095 yang memberikan layanan 24 jam atau juga dapat meminta pertolongan darurat pada kantor perwakilan Taiwan setempat atau Komite Tionghoa Perantau.