Perang Timur Tengah kian memanas, Kementerian Luar Negeri (MOFA) pada hari Selasa ini (3/3) menyampaikan, yang terpenting adalah keselamatan perantauan Tionghoa, dikarenakan banyak negara Timur Tengah yang menutup wilayah udara, saat ini dinilai lebih aman tetap berada di tempat karena masih belum bisa melakukan evakuasi untuk sementara waktu ini, berkemungkinan harus menunggu hingga wilayah udara dibuka baru bisa melakukan evakuasi. Kemenlu akan mengupayakan bantuan jika ada perantauan Tionghoa yang memilih jalan darat untuk evakuasi.
Setelah serangan gabungan AS-Isreal membom beberapa wilayah di Iran termasuk Ibukota Teheran, pasukan militer Iran juga melakukan serangan balasan terhadap beberapa wilayah yang terdapat fasilitas AS-Israel di Timur Tengah.
Masyarakat luar menyoroti apakah kantor perwakilan Taiwan melakukan upaya evakuasi. Wakil Menteri Luar Negeri Wu Chih-chung (吳志中) saat menghadiri sidang interpelasi Yuan Legislatif hari ini (3/3) menyampaikan, saat ini warga Taiwan perantauan dan warga Taiwan yang berada di kawasan Timur Tengah berkisar 3.000 orang, diantaranya yang tinggal di Israel hampir lebih dari 200 orang, kantor perwakilan Taiwan di sana turut memonitor perkembangan situasi yang ada, yang terpenting adalah keselamatan perantauan Tionghoa.
Wamenlu Wu Chih-chung menyampaikan, dikarenakan banyak negara Timur Tengah yang menutup wilayah udaranya, saat ini dinilai lebih aman untuk tetap berada di tempat karena sementara ini masih belum dapat melakukan evakuasi. Wamenlu Wu Chih-chung mengatakan, “Saat ini membiarkan mereka untuk tetap berada di tempat, menunggu hingga wilayah udara dibuka kembali. Keselamatan diri adalah yang paling utama, akan tetapi ada perantauan Tionghoa yang melakukan evakuasi melalui jalur darat, yang bisa meninggalkan lokasi maka akan kami bantu. Seperti di Israel ada 2 orang yang melakukan evakuasi via jalur darat, bergerak menuju ke Yordania dan Kuwait, sementara lainnya, perantauan Tionghoa yang masih berada di Israel, beranggapan lebih aman untuk tetap berada di tempat.”
Wamenlu mengatakan, sebagian besar negara juga tidak melakukan upaya evakuasi, strategi saat ini adalah membantu perantauan Tionghoa di tempat yang aman dan menunggu hingga wilayah udara dibuka baru melakukan evakuasi. Kantor perwakilan Taiwan telah menghubungi perantauan Tionghoa satu per satu, pemerintah Israel menyampaikan pihaknya juga memberikan bantuan kepada perantauan Taiwan.