Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Konflik Timur Tengah Meluas, Pemerintah Naikkan Status Waspada dan Evakuasi Ribuan Wisatawan Taiwan  

04/03/2026 15:17
Penulis & Editor: Yunus Hendry
Konflik Timur Tengah Meluas, Pemerintah Naikkan Status Waspada dan Evakuasi Ribuan Wisatawan Taiwan (AFP)
Konflik Timur Tengah Meluas, Pemerintah Naikkan Status Waspada dan Evakuasi Ribuan Wisatawan Taiwan (AFP)

Menyusul serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah kian tidak menentu, memaksa Kementerian Luar Negeri (MOFA) untuk mengambil langkah preventif. Pemerintah secara resmi menaikkan status peringatan perjalanan untuk Yordania dan Mesir menjadi level oranye, yang berarti warga Taiwan diimbau untuk menghindari perjalanan tidak mendesak ke negara-negara tersebut.

Langkah ini melengkapi peringatan level merah yang sebelumnya telah diberlakukan untuk Iran dan Israel, sebagai respons atas risiko keamanan yang meluas dan potensi gangguan pada jalur penerbangan sipil di kawasan tersebut.

Dampak dari konflik ini dirasakan langsung oleh sektor pariwisata, di mana Ditjen Pariwisata melaporkan adanya ribuan warga Taiwan yang masih berada di luar negeri. Berdasarkan data terkini, terdapat 46 grup wisata dengan total 1.240 orang yang saat ini tertahan di wilayah Eropa dan Timur Tengah.

Gangguan penerbangan, khususnya bagi mereka yang dijadwalkan transit melalui hub internasional Dubai, menjadi kendala utama, memaksa agen perjalanan bekerja keras menyusun rute alternatif guna memulangkan para wisatawan dengan selamat.

Pihak berwenang terus berkoordinasi intensif dengan asosiasi perjalanan untuk menangani logistik pemulangan, terutama bagi ratusan penumpang yang terdampak penutupan atau pembatasan operasional bandara.

Sebagian besar grup wisata telah berhasil dialihkan menggunakan maskapai lain atau transportasi darat menuju titik keberangkatan yang aman. Ditjen Pariwisata menekankan bahwa keselamatan warga negara adalah prioritas mutlak, dan meminta seluruh operator tur untuk memberikan pendampingan maksimal serta memastikan kebutuhan dasar wisatawan terpenuhi selama masa tunggu.

Di tengah situasi yang berubah dengan cepat ini, pemerintah mengeluarkan imbauan keras bagi warga Taiwan yang hendak atau sedang berada di luar negeri untuk meningkatkan kewaspadaan.

Wisatawan diminta memanfaatkan sistem Pendaftaran Dinamis dari Biro Urusan Konsuler untuk memudahkan pemantauan dan pemberian bantuan darurat. Bagi pelancong mandiri yang berada di zona terdampak, pemerintah menyarankan untuk selalu menyimpan kontak darurat kantor perwakilan Taiwan terdekat, guna memastikan akses cepat terhadap perlindungan konsuler jika situasi keamanan memburuk secara tiba-tiba.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解