Penyelenggaraan Festival Lentera Taiwan 2026 di Chiayi langsung mencatatkan rekor fantastis dengan jumlah pengunjung yang menembus angka dua juta orang dalam satu hari pada akhir pekan pertamanya. Namun, di balik kemeriahan tersebut, lonjakan massa yang luar biasa ini menyebabkan kelumpuhan total di sekitar lokasi acara, terutama di kawasan Stasiun Kereta Cepat (THSR), memicu gelombang keluhan dari para pengunjung yang frustrasi akibat kemacetan parah dan manajemen kerumunan yang dinilai kacau.
Berbagai insiden mewarnai malam puncak tersebut. Seorang warganet berbagi pengalaman menegangkan saat ia dan anaknya terjatuh ke dalam selokan sedalam dua meter yang tidak memiliki pengaman di ruas jalan yang gelap menuju area festival. Selain masalah keselamatan, keluhan utama datang dari masalah lalu lintas dan alur pergerakan. Banyak pengunjung melaporkan bahwa mereka terjebak dalam kerumunan yang begitu padat hingga sulit bergerak, sementara antrean bus jemputan yang terlalu panjang memaksa sebagian orang berjalan kaki lebih dari tiga kilometer.
Kekacauan semakin menjadi ketika parade besar yang menjadi salah satu acara utama justru membelah alur pergerakan, menyebabkan banyak orang tidak dapat menyaksikan parade sekaligus kesulitan masuk ke area lentera. Seorang relawan menggambarkan situasi di lokasi sudah tak terkendali bahkan sebelum matahari terbenam, dengan jalanan yang menghubungkan stasiun THSR dan titik penjemputan lumpuh total. Emosi sebagian pengunjung yang lelah menunggu pun sempat memanas, menunjukkan betapa besarnya tekanan yang dihadapi oleh panitia dalam mengatur acara berskala masif ini.
Menanggapi serbuan kritik, Pemerintah Kabupaten Chiayi mengakui adanya lonjakan massa yang luar biasa dan menyatakan telah mengerahkan lebih dari seribu personel untuk mengelola situasi. Mereka mengklaim telah meningkatkan kapasitas bus jemputan hingga seribu perjalanan untuk mengakomodasi para pengunjung.
Meskipun mengakui kerumunan besar ini menjadi pelajaran berharga, pemerintah kabupaten tetap menganggap acara secara keseluruhan berjalan lancar dan akan terus meninjau mekanisme kontrol lalu lintas untuk perbaikan di masa depan, seraya menyarankan masyarakat untuk mempertimbangkan berkunjung pada hari kerja guna menghindari kepadatan.